Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Regional

Rocky Gerung Tak Yakin Luhut Pandjaitan Urusi Youtube Said Didu Hingga Berselisih: Ada yang Bisikin

Rocky Gerung kembali memberikan kritik keras. Kali ini pada respon Luhut Binsar Pandjaitan pada kritik Said Didu.

Editor: galih permadi
YOUTUBE
Bahas Maju Mundur Izin FPI, Rocky Gerung Bikin Terkejut Lantaran Sebut Pancasila Bisa Diubah 

Rocky Gerung Tak Yakin Luhut Pandjaitan Urusi Youtube Said Didu Hingga Berselisih : Ada yang Bisikin

TRIBUNJATENG.COM, JAKARTA  - Luhut Pandjaitan sedang berselisih dengan Said Didu.

Rocky Gerung kembali memberikan kritik keras.

Kali ini pada respon Luhut Binsar Pandjaitan pada kritik Said Didu.

KABAR GEMBIRA, THR dan Gaji ke-13 PNS, TNI-Polri Golongan I-III Tetap Cair, Lainnya Masih Dipikirkan

Pengakuan Penggali Kubur Jenazah Pasien Virus Corona: Ketika Ambulans Tiba, Jantung Berdegub Cepat

Masih Ingat Driver Ojol Ditipu Penumpang Setelah Antar Sejauh 230 Km? Begini Nasibnya Sekarang

BREAKING NEWS, 2 Pasien Dinyatakan Positif Corona di Demak, Pulang dari Jakarta, Sekda: Status Siaga

Bintang ILC TV One yang juga Pengamat kenamaan Rocky Gerung tidak percaya kalau seorang Luhut Binsar Pandjaitan mengurusi youtube Channel Said Didu.

Rocky Gerung pun mengungkap sifat sebenarnya yang dimiliki Luhut Binsar Pandjaitan (LBP) menyusul ancaman terhadap sahabatnya, Said Didu ke polisi.

Bahkan memaksa Said Didu untuk meminta maaf karena dinilai telah mencemarkan nama baik Luhut Binsar Pandjaitan.

Siapa sosok sebenarnya Luhut Binsar Pandjaitan itu diungkap Rocky Gerung saat tanya jawab dengan presenter Hesubeno Arief.

"Teman Anda. Teman saya juga ya, Said Didu untuk segera meminta maaf. MEnurut Anda ada yang salah dengan ini," tanya Hersubeno Arief.

Mendengar pertanyaan itu, Rocky Gerung mengaku dirinya kurang yakin bahwa seorang Luhut Pandjaitan punya waktu untuk mengurusi kritik Said Didu.

Sebab melihat tugas dan fungsinya sebagai Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi sekaligus Menhub Ad Interim Luhut Binsar Pandjaitan saat ini memiliki tanggungjawab besar di bawah perintah Presiden Joko Widodo ( Jokowi ).

"Saya kira, pertama saya kurang yakin bahwa Menteri LBP itu punya waktu untuk mengikuti Channel Youtube Said Didu, kan Beliau sibuk membuat koordinasi kebijakan, memastikan bahwa investasi tidak boleh menurun," kata Rocky Gerung.

Karena itulah, Rocky Gerung menilai ada yang membisiki Luhut Pandjaitan terkait dengan komentar Said Didu.

"Jadi mungkin sekali ada orang yang iseng itu bisikin sesuatu pada juru bicaranya, juru bicaranya tiba-tiba punya ide untuk menegur dan minta maaf, ya sayang kurang yakin," tegas Rocky Gerung.

Ketidakyakinan itu menurut Rocky Gerung setelah melihat bagaimana sebenarnya sifat dari Luhut Pandjaitan.

"Pak LBP itu punya intensi yang begitu jauh untuk memperkarakan Said Didu," ujar Bintang ILC TV One ini.

Ia juga menegaksan bahwa apa yang disampaikan Said Didu adalah kritik yang amat biasa.

"Karena Said Didu memberi kritik yang biasa sekali pada pejabat. Bukan individu. Siapa saja memang, uang uang uang," ujarnya.

Terkait dengan tudingan bahwa Luhut Pandjaitan hanya tahu soal uang, uang , dan uang menurut Rocky Gerung hal itu sangat wajar.

"Tapi saya kira memang itu sindiran biasa saja. investasi adalah soal uang. Kalau yang dia kritik misalnya menteri perikanan pasti Said Didu akan mengatakan ikan ikan ikan. Ya pasti itu kan," ucap Rocky Gerung disambut tawa Hersubeno Arief.

Sebelumnya, Juru Bicara Luhut Binsar Pandjaitan, Jodi Mahardi mengungkapkan kalau pernyataan Said Didu tak memiliki dasar dalam beberapa pernyataannya.

“Bila dalam dua kali 24 jam tidak minta maaf maka kami akan menempuh jalur hukum sesuai perundang-undangan yang berlaku," ujar Jodi melalui keterangan tertulis, Jumat (3/4/2020).

Jodi juga membenarkan bahwa pimpinannya tersebut telah mengetahui kejadian pencemaran nama baik Luhut. Maka dari itu, melalui Jodi, Luhut meminta agar Said Didu menyatakan maaf secara langsung kepadanya dan melalui semua media sosialnya terhitung mulai hari ini.

“Secara keseluruhan, seseorang dapat dikenakan pasal hate speech, Pasal 317 KUHP dan 318 KUHP dan juga dapat dikenakan Pasal 45A ayat 2 UU Nomor 19 Tahun 2016 terkait ITE jika menyebarkan ujaran kebencian, yaitu bisa memprovokasi, menghasut, serta penyebaran kabar atau berita bohong melalui media sosial,” tegas Jodi.

Asal mula tuntutan ini terjadi dari kanal YouTube Said Didu Muhammad Said Didu yang diwawancarai Hersubeno Arief berdurasi 22 menit beberapa waktu lalu.

Dalam video tersebut, Said Didu menyoroti soal isu persiapan pemindahan ibu kota negara (IKN) baru yang masih terus berjalan di tengah usaha pemerintah dan semua pihak menangani wabah Covid-19.

Said Didu mengatakan, hal tersebut menunjukkan bahwa pemerintah tidak memprioritaskan masalah kesejahteraan rakyat umum dan hanya mementingkan legacy.

Said Didu menyebutkan bahwa Luhut ngotot agar Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati tidak “mengganggu” dana untuk pembangunan IKN baru dan hal tersebut dapat menambah beban utang negara.

“Kenapa itu dilakukan karena ada pihak yang ngotot untuk agar anggarannya tidak dipotong, dan saya pikir pimpro (pimpinan proyek) pemindahan ibu kota, Luhut Pandjaitan, itulah yang ngotot agar anggarannya tidak dipotong. Sehingga, Sri Mulyani punya ide untuk menaikkan jumlah utang,” ucap Said Didu dalam video tersebut.

“Kalau Luhut kan kita sudah tahulah. Ya memang menurut saya di kepala beliau itu hanya uang, uang, dan uang. Saya tidak pernah melihat bagaimana dia mau berpikir membangun bangsa dan negara," ujar Said Didu.

Memang karakternya demikian, hanya uang, uang, dan uang.

"Saya berdoa mudah-mudahan terbersit kembali Sapta Marga yang pernah diucapkan oleh beliau sehingga berpikir untuk rakyat bangsa dan negara. Bukan uang, uang, dan uang,” kata dia lagi.

Artikel ini telah tayang di pos-kupang.com dengan judul Rocky Gerung Singgung Luhut Panjaitan Soal Uang, Youtube dan Kritik, Said Didu Dipaksa Minta Maaf?

2 Kecamatan di Kota Semarang Masih Bersih dari Wabah Corona, Tembalang Terbanyak

Tragedi Anak Angkat Bunuh Tebas Balita dan Ibu Pakai Parang, Pelaku Lalu Sembunyi di Hutan

Mudik ke Semarang Bakal Dicegat Polisi di Perbatasan, Ini Alasannya

KABAR GEMBIRA, THR dan Gaji ke-13 PNS, TNI-Polri Golongan I-III Tetap Cair, Lainnya Masih Dipikirkan

Sumber: Pos Kupang
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved