Virus Corona Jateng

Update Data Corona di Pati Hari Ini, Ada Penambahan 1 Pasien Positif

Bupati Pati Haryanto menyampaikan update data terkait virus corona, Selasa (14/4/2020).

TRIBUN JATENG/MAZKA HAUZAN NAUFAL
Bupati Pati Haryanto beserta jajarannya di Pendopo Kabupaten Pati 

TRIBUNJATENG.COM, PATI – Bupati Pati Haryanto menyampaikan update data terkait virus corona, Selasa (14/4/2020).

Ia mengatakan, terdapat penambahan satu pasien positif Covid-19. Sehingga, saat ini terdapat empat pasien positif corona asal Pati.

“Mereka masing-masing dirawat di RSUD Moewardi Surakarta, RSUD Rembang, RSUD Soewondo Pati, dan RSUD Wongsonegoro Semarang,” jelas Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati ini.

Hanung Bramantyo Blakblakan Tak Sanggup Lagi Bayar Gaji Karyawan

UPDATE : Liga Inggris Bakal Dilanjutkan, Pemain Dijadwalkan Berlatih Mei, Ini 4 Poin Isi Emailnya

Istri Dihamili Pria Lain Saat di Malaysia, Jebpar Bunuh Selingkuhan, Mayat Dibuang ke Tol Kebomas

Ruangguru Dapat Proyek Kartu Prakerja Rp 5,6 Triliun Berkat Belva Stafsus Milenial? Rachland: Pecat!

Ia melanjutkan, saat ini masih ada lima Pasien Dalam Pengawasan (PDP) yang masih dirawat di rumah sakit.

Satu di RSUD Wongsonegoro Semarang, satu di RSUD Rembang, satu di RS Paru dr Ario Wirawan Salatiga, dan dua di RS KSH Pati.

“Yang di RS KSH Pati, satu sudah dinyatakan negatif corona. Namun, yang bersangkutan masih di rumah sakit,” kata Haryanto pada Tribunjateng.com.

Dengan data tersebut, lanjut dia, sejak awal Maret hingga hari ini, total PDP asal Pati ialah 18 orang.

Enam telah sembuh dan dinyatakan negatif corona, empat positif, dua meninggal, dan lima masih dirawat.

Sedangkan mengenai Orang Dalam Pemantauan (ODP), Haryanto menyebut, saat ini masih ada 84 orang yang masih dalam proses pemantauan.

Ia mengimbau masyarakat Pati yang berada di luar daerah untuk mengurungkan mudik demi memutus persebaran virus corona.

Namun demikian, bagi yang sudah terlanjur pulang ke kampung halaman, ia meminta mereka mematuhi prosedur isolasi mandiri selama 14 hari.

Kepada masyarakat Pati secara umum, ia berpesan agar mereka tidak mudah memercayai kabar terkait corona yang simpang-siur.

“Jangan percaya isu tidak bertanggungjawab. Kalau ada informasi simpang-siur, tanyakan pada Gugus Tugas Pati,” tandas Haryanto. (Mazka Hauzan Naufal)

Ahok: Berdiam Diri di Rumah Lebih Enak daripada di Mako Bromob

Kisah Pedih Suami Kehilangan Istri Meninggal Sebelum Melahirkan, RS Terlambat : Mulut Keluar Darah

RESMI! DPR dan Pemerintah Sepakat Pilkada Serentak 2020 Digelar 9 Desember, Ini Syaratnya

Cekcok Dengan Istri, Pria di Semarang Ini Pilih Gantung Diri di Rumah Mertua, Malamnya Sempat Sholat

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: galih permadi
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved