Breaking News:

Promoter Polda Jateng

Inilah Tim Alap-alap Polsek Tembalang, Rutin Patroli Cegah Kriminalitas di Bulan Ramadan

Tim Alap-alap Polsek Tembalang rutinkan patroli malam untuk menekan aksi kriminalitas di bulan ramadan.

IST
Panit 2 Reskrim Polsek Tembalang, Ipda Endro Soegijarto memimpin tim Alap-alap Polsek Tembalang menyisir wilayah untuk mencegah aksi kriminalitas, Minggu (26/4/2020) dini hari. 

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Tim Alap-alap Polsek Tembalang rutinkan patroli malam untuk menekan aksi kriminalitas di bulan ramadan.

Operasi tersebut dipimpin langsung oleh Panit 2 Reskrim Polsek Tembalang, Ipda Endro Soegijarto yang menyisir beberapa wilayah di Tembalang mulai Sabtu (25/4/2020) pukul 22.00 WIB hingga Minggu (26/4/2020) dini hari.

Hasilnya ketika mereka menyisir wilayah Kedungmundu saat melintas di SPBU Ketileng, tim Alap-alap melihat gerombolan belasan pemuda yang asyik nongkrong.

Viral Akun Reemar Martin Artis Tik Tok Filipina Diserang Netizen +62, Sempat Hilang Di-Report

Program Ini Talkshow Host Sule, Andre Taulany, dan Raffi Ahmad Pamit, Ini Penjelasan Net TV

Dewi Sandra Ungkap Alasan Bungkam Soal Kematian Glenn Fredly Mantan Suaminya

Daerah Mana Saja yang Termasuk Zona Merah Corona di Jateng? Simak Penjelasan Dinkes

Ketika tim Alap-alap datang menghampiri namun belasan pemuda itu berusaha kabur melarikan diri.

Kendati demikian tujuh pemuda berhasil diamankan beserta empat kendaraan roda dua.

Setelah diperiksa ternyata ada satu unit motor yakni Honda Verza 125 warna hitam bernopol H 6406 ADD tidak dilengkapi surat-surat kendaraan.

"Kami bawa motor tersebut ke kantor Polsek Tembalang, selanjutnya jika pemuda tersebut merasa pemilik sah kendaraan bisa datang ke kantor dengan membawa surat-surat yang sah seperti bpkb dan stnk," terang Endro kepada Tribunjateng.com.

Tidak hanya rutin patroli untuk mencegah aksi kriminalitas, Tim Alap-alap juga melaksanakan tugas khusus Kapolsek Tembalang Kompol Mas'ud untuk melaksanakan kegiatan operasi Aman Nusa II sesuai perintah dari Kapolrestabes Semarang.

Operasi berupa agar Polri untuk terus menerus dan berkelanjutan melaksanakan operasi himbauan dan pembubaran apabila ditemui adanya kerumunan, gerombolan atau kegiatan pengerahan massa.

"Sebab hal tersebut sangat bertentangan dengan tujuan pemerintah untuk bisa memutus mata rantai penyebaran virus corona," papar Endro.

Maka ketika bertemu dengan kerumunan atau para anak muda yang sedang nonkrong.

Mereka diberikan arahan dan pembinaan untuk segera membubarkan diri dan bisa pulang ke rumah.

"Kami menemui banyak warga terutama anak muda yang enggan memakai masker tidak menggunakan helm, dan ada sebagian lagi tidak membawa surat surat kendaraan.

"Padahal sikap seperti itu sudah melanggar aturan yang ada sehingga kami mengajak mereka ayo patuhi anjuran pemerintah dan pihak kepolisian," terangnya. (iwn)

Kalahkan Valentino Rossi di Estoril, Mantan Pebalap MotoGP Ini Mengaku Belum Dimaafkan The Doctor

DPRD Demak Usulkan Subsidi PDAM ke Warga Kurang Mampu Selama Tiga Bulan

Pria Ini Mengaku Pasien Virus Corona Asal Cirebon Kabur ke Semarang Cari Keluarga

Pria Tanpa Identitas Tergeletak di Sebelah Koramil Adiwerna Tegal, Dievakuasi Petugas Lengkap APD

Penulis: iwan Arifianto
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved