Virus Corona Jateng

Kabar Baik, Satu Pasien Positif Corona Asal Slawi Kabupaten Tegal Sembuh

Satu orang pasien terkonfirmasi positif corona Covid-19 di Kabupaten Tegal sembuh.

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: m nur huda
Tribun Network
Ilustrasi Update Virus Corona Covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Satu orang pasien terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal sembuh.

Pasien asal Kelurahan Kagok Kecamatan Slawi ini dinyatakan terbebas dari infeksi virus Corona, setelah hasil pemeriksaan swab-nya yang kedua dan ketiga menunjukkan hasil negatif.

Kesembuhan pasien Covid-19 ini menambah daftar pasien terkonfirmasi positif di Kabupaten Tegal yang sembuh menjadi dua orang. 

Informasi ini disampaikan Juru Bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal, Joko Wantoro, Senin (27/4/2020) malam kemarin. 

Ganjar: Zona Merah Corona di Jateng Bisa Terapkan Model Kota Semarang atau Banyumas

Ini 4 Prinsip yang Dilanggar Sitti Hikmawatty hingga Dipecat dari Komisioner KPAI

Pakar UGM Prediksi Akhir Pandemi Virus Corona Bakal Mundur Jika Warga Nekat Mudik

Daerah Mana Saja yang Termasuk Zona Merah Corona di Jateng? Simak Penjelasan Dinkes

Joko mengungkapkan, meski sudah dinyatakan sembuh, yang bersangkutan berkeinginan menjalani masa isolasi mandirinya di RS Harapan Sehat Slawi selama 14 hari kedepan. 

Sebelumnya diberitakan, pria pengusaha berusia 68 tahun ini sempat dirawat di RS Mitra Plumbon Cirebon, saat akan melakukan perjalanan ke Tangerang. 

“Dari hasil pemeriksaan swab-nya saat itu ia dinyatakan positif Corona dan sempat dipindahkan ke RS Paru Sidawangi Kota Cirebon, sebelum pindah ke RS Mitra Sehat tanggal 22 April 2020 lalu," terang Joko, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Senin (27/4/2020). 

Joko menginformasikan, hari ini ada seorang kepala kepolisian sektor (Kapolsek) di lingkungan Polres Tegal, yang tercatat sebagai orang tanpa gejala (OTG) dalam perawatan di RSUD Suradadi. 

Diketahui, Kapolsek ini sebelumnya memiliki riwayat kontak dengan pasien Covid-19. 

“Rapid test beliau memang menunjukkan hasil positif, tapi ini bukan berarti bisa dikatakan terpapar Covid-19, karena memang belum ada hasil pemeriksaan swab yang mengindikasikan positif," ujar Joko.

Menanggapi informasi yang beredar tentang penjemputan tiga orang warga oleh petugas medis berpakaian APD lengkap di wilayah Kecamatan Adiwerna Senin siang. 

Joko menuturkan jika itu merupakan bagian dari tindaklanjut pemeriksaan kontak erat pasien terkonfirmasi positif asal Desa Mejasem Barat, Kecamatan Kramat yang meninggal dunia beberapa waktu lalu. 

“Ketiganya adalah kontak erat dari almarhum pemilik pabrik kecap di Penusupan yang terdiri dari anak, keponakan, dan pendetanya.

Hasil pemeriksaan awal, rapid test ketiganya menunjukkan hasil positif, sehingga perlu kami tindaklanjuti dengan pengambilan sampel swab tenggorokan di rumah sakit.

Usai diambil, ketiganya kami pulangkan untuk melanjutkan isolasi mandirinya di rumah,” jelasnya. 

Sementara itu, Joko menginformasikan jika pemeriksaan swab seorang PDP laki-laki asal Desa Pendawa Kecamatan Lebaksiu yang berusia 70 tahun, dan meninggal dunia pada tanggal 16 April 2020 lalu menunjukkan hasil negatif. 

Termasuk rapid test pada anaknya yang sempat menjalani isolasi mandiri di rumahnya juga menunjukkan hasil negatif. 

Dengan demikian, lanjut Joko, jumlah PDP meninggal dunia di Kabupaten Tegal yang belum keluar hasil swab-nya saat ini ada lima orang. 

Sedangkan satu orang dalam pemantauan (ODP) laki-laki berusia 27 tahun asal Kecamatan Lebaksiu, yang meninggal dunia tanggal 25 April 2020 lalu juga belum keluar hasilnya. (dta)

Jadwal Imsak dan Buka Puasa Hari Ini Wonogiri, Ramadhan Hari ke-5, Selasa 28 April 2020

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved