Virus Corona Jateng

Bupati Pati Gagas Rumah Pemudik yang Jalani Isolasi Mandiri Diberi Label Khusus

Bupati Pati Haryanto selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati menggagas labelisasi rumah pemudik yang sedang menjalani i

IST
Bupati Pati Haryanto di Ruang Pati Command Center ketika memimpin konferensi video evaluasi penanganan Covid-19 

TRIBUNJATENG.COM, PATI - Bupati Pati Haryanto selaku Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Kabupaten Pati menggagas labelisasi rumah pemudik yang sedang menjalani isolasi mandiri.

"Wujud labelisasinya bisa mengadopsi rumah-rumah yang disemprot cat penerima bantuan pemerintah.

Tapi ini tulisannya diganti, bahwasanya rumah tersebut digunakan untuk isolasi mandiri pemudik," jelas dia dalam keterangan tertulis yang diterima Tribunjateng.com, Jumat (1/5/2020).

Viral Pria Ini Nekat Pulang Kampung Jalan Kaki 428 Km karena Kangen Anak, Sepatu Rusak di Tol

Viral Komentar Kocak Gibran Retweet Unggahan Foto Jokowi Wisuda di UGM: Dapet Ducati

Takmir Masjid di Banyumas Ini Akan Robohkan Masjid, Kecewa Imbauan Ibadah di Rumah, Bupati kaget

Cerita Pasutri Asal Sragen Ciptakan Aplikasi Ojek Online Joxi, Belajar Otodidak Tidak Ikut Pelatihan

Haryanto menyebut, data potensi pemudik cukup banyak, mencapai ribuan orang. Seandainya diisolasi di penampungan khusus, tempatnya tidak akan memadai.

"Tidak akan muat.

Ini paling banyak kecamatan Winong dengan potensi 2.065 pemudik kemudian Dukuhseti dengan potensi 1.174 pemudik," terang dia.

Haryanto lantas mengapresiasi warga Desa Ngablak Kecamatan Cluwak yang dengan penuh kesadaran berusaha mendorong dan menekan keluarganya di perantauan untuk tidak mudik.

"Ya karena memang susah nanti isolasi mandirinya kalau yang mudik banyak," imbuh Haryanto.

Haryanto mengajak masyarakat dan aparat kompak dalam menjaga kedisiplinan penerapan protokol kesehatan.

"Kalau bersama-sama, gotong-royong, tak saling menyalahkan, Insya Allah kita akan dapat memutus rantai persebaran Covid-19," pungkasnya. (Mazka Hauzan Naufal)

Masjid Al Mubarok Banyumas Tak Jadi Dibongkar, Takmir Minta Maaf, Camat: Wong Itu Hanya Menggertak

Hari Kelima Penerapan PKM di Kota Semarang, Petugas Pos Pantau Paksa 7 Kendaraan Pemudik Putar Balik

2 Pemudik dari Taiwan Inisiatif Minta Karantina di GOR Tegal Selatan, Jumadi: Harus Dicontoh

2 Santri Ponpes Temboro Magetan Jatim Ketahuan Reaktif Corona Saat Pulang ke Banjarnegara

Penulis: Mazka Hauzan Naufal
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved