Sabtu, 25 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Virus Corona Jateng

Ini Daftar 6 Jenis Bantuan Sosial di Kabupaten Banyumas

Pemerintah Kabupaten Banyumas mengumumkan bahwa ada 6 jenis Bantuan Sosial yang diberikan kepada masyarakat.

Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUN BANYUMAS/PERMATA PUTRA SEJATI
Bupati Banyumas, Achmad Husein. 

TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten Banyumas mengumumkan bahwa ada 6 jenis Bantuan Sosial yang diberikan kepada masyarakat.

Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan ada beberapa bantuan yang sudah cair atau turun dan ada yang belum.

Pertama adalah bantuan PKH Kementerian Sosial (Kemensos) murni senilai Rp 250 ribu per bulan.

Hasil Swab Karyawan Sampoerna Bikin Pihak RS Kaget:Tak Seperti biasanya, Bukti Corona Sangat Menular

Hasil Survei Terbaru UI: 92,8 Persen Masyarakat Dukung Karantina Wilayah

Paula Verhoeven Malu Kiano Diberi Baju Bekas Rafathar, Baim Wong: Kayak Gue Gak Mampu

Bayi 40 Hari Meninggal Sesak Nafas Usai Diajak Kondangan di Kudus, Ada Tamu Undangan dari Zona Merah

Jumlah penerima adalah sebanyak 17.244 kk dan bantuan tersebut sudah cair atau turun.

Kedua adalah PKH Kemensos tunai plus Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp 250 ribu per bulan.

Penerima bantuan itu ada sebanyak 74.927 kk yang juga sudah cair.

Ketiga adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kemensos reguler murni wujudnya adalah sembako dengan nilai Rp 200 ribu perbulan.

Total penerima adalah sebayak 64.102 kk yang juga sudah cair.

Keempat adalah BPNT Kemensos Covid-19 yang wujudnya adalah sembako senilai Rp 200 ribu, dengan penerima sebanyak 92.117 kk.

"Ini bantuan yang terkait dengan covid-19 dan ini belum cair masih menunggu dan mudah-mudahan minggu depan," ujar Bupati Banyumas, Achmad Husein kepada TribunBanyumas.com, sebagaimana siaran video, Minggu (3/5/2020).

Kelima adalah Bansos dari Provinsi Covid-19  dalam wujud sembako Rp 200 ribu perbulan selama tiga bulan, dengan penerima ada sebanyak 33.763 kk dan bantuan dari propinsi itu belum cair.

Kemudian keenam, adalah BLT dari Kemensos, berupa uang tunai Covid-19 dan sebagian besar menunggu nilainya adalah Rp 600 ribu.

"Tadinya awalnya akan dibagi menjadi dua menjadi Rp 300 ribu tapi kemudian tidak jadi, karena prosesnya susah dan banyak resiko hukumnya sehingga tetap menjadi Rp 600 ribu perbulan," katanya bupati.

Sementara jumlah penerimanya adalah ada sebanyak 57.722 kk.

"Bantuan ini memang baru cair 7081 kk atau (0.38 persen) lewat tabungan.

Sumber: Tribun Jateng
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved