Virus Corona Jateng
Ini Daftar 6 Jenis Bantuan Sosial di Kabupaten Banyumas
Pemerintah Kabupaten Banyumas mengumumkan bahwa ada 6 jenis Bantuan Sosial yang diberikan kepada masyarakat.
Penulis: Permata Putra Sejati | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, PURWOKERTO - Pemerintah Kabupaten Banyumas mengumumkan bahwa ada 6 jenis Bantuan Sosial yang diberikan kepada masyarakat.
Bupati Banyumas, Achmad Husein mengatakan ada beberapa bantuan yang sudah cair atau turun dan ada yang belum.
Pertama adalah bantuan PKH Kementerian Sosial (Kemensos) murni senilai Rp 250 ribu per bulan.
• Hasil Swab Karyawan Sampoerna Bikin Pihak RS Kaget:Tak Seperti biasanya, Bukti Corona Sangat Menular
• Hasil Survei Terbaru UI: 92,8 Persen Masyarakat Dukung Karantina Wilayah
• Paula Verhoeven Malu Kiano Diberi Baju Bekas Rafathar, Baim Wong: Kayak Gue Gak Mampu
• Bayi 40 Hari Meninggal Sesak Nafas Usai Diajak Kondangan di Kudus, Ada Tamu Undangan dari Zona Merah
Jumlah penerima adalah sebanyak 17.244 kk dan bantuan tersebut sudah cair atau turun.
Kedua adalah PKH Kemensos tunai plus Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) senilai Rp 250 ribu per bulan.
Penerima bantuan itu ada sebanyak 74.927 kk yang juga sudah cair.
Ketiga adalah Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) Kemensos reguler murni wujudnya adalah sembako dengan nilai Rp 200 ribu perbulan.
Total penerima adalah sebayak 64.102 kk yang juga sudah cair.
Keempat adalah BPNT Kemensos Covid-19 yang wujudnya adalah sembako senilai Rp 200 ribu, dengan penerima sebanyak 92.117 kk.
"Ini bantuan yang terkait dengan covid-19 dan ini belum cair masih menunggu dan mudah-mudahan minggu depan," ujar Bupati Banyumas, Achmad Husein kepada TribunBanyumas.com, sebagaimana siaran video, Minggu (3/5/2020).
Kelima adalah Bansos dari Provinsi Covid-19 dalam wujud sembako Rp 200 ribu perbulan selama tiga bulan, dengan penerima ada sebanyak 33.763 kk dan bantuan dari propinsi itu belum cair.
Kemudian keenam, adalah BLT dari Kemensos, berupa uang tunai Covid-19 dan sebagian besar menunggu nilainya adalah Rp 600 ribu.
"Tadinya awalnya akan dibagi menjadi dua menjadi Rp 300 ribu tapi kemudian tidak jadi, karena prosesnya susah dan banyak resiko hukumnya sehingga tetap menjadi Rp 600 ribu perbulan," katanya bupati.
Sementara jumlah penerimanya adalah ada sebanyak 57.722 kk.
"Bantuan ini memang baru cair 7081 kk atau (0.38 persen) lewat tabungan.
Ini yang menjadi masalah geger-geger itu karena itu lewat tabungan langsung," tambahnya.
Sehingga masih ada sisa 50.641 kk yang belum cair dan kemungkinan akan cair melalui kantor pos.
Bansos sisanya 176.521 kk (99.6 persen) itu belum cair.
Diketahui bahwa jumlah seluruh Banyumas ada 607.131 kk dan yang menerima total ada 339.875 kk atau (56 persen).
Total secara keseluruhan penerima bantuan ada sebanyak 339.875 kk sama dengan 1.036.309 jiwa.
Penerima BLT nantinya akan dibuka secara transparan siapa saja yang menerima masyarakat bisa mengkoreksi kalau memang itu tidak layak dimana saya akan buat hotline yang disediakan.
"Jadi kalau sekarang belum terima belum tentu tidak menerima karena masih banyak sekali yang belum turun," pungkasnya. (TribunBanyumas/jti)
• Ganjar Usul Potong Gaji ASN, Pakar Ekonomi: Sangat Dibutuhkan, Anggaran Penanganan Corona Tinggi
• Bawaslu Kab Pekalongan Minta Bakal Calon Tak Kampanye Terselubung Embel-embel Bantuan Virus Corona
• Prakiraan Cuaca Cilacap Hari Ini Minggu, 3 Mei, Malam Turun Hujan
• Lihat Kunci Masih Nyantol, Mahasiswa di Kampus Ternama Semarang Nekat Gasak Motor di Tembalang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/bupati-banyumas-achmad-husein-lagi-permata.jpg)