Berita Semarang
Triwulan Pertama Tangani 37 Kasus, SAR Semarang Ingatkan Warga Waspada Aktifitas di Sungai
Basarnas Semarang mencatat selama kurun waktu 2020 telah menangani 37 kejadian kecelakaan dan bencana.
Penulis: iwan Arifianto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Basarnas Semarang mencatat selama kurun waktu 2020 telah menangani 37 kejadian kecelakaan dan bencana.
Kepala Basarnas Semarang Nur yahya merinci dari total kejadian tersebut penanganan kondisi membahayakan manusia masih mendominasi yakni sebanyak 29 kejadian.
Bencana alam dan kecelakaan dengan penanganan khusus sejumlah 3 kejadian.
• Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret
• Seisi Sidang Pembunuhan Hakim Jamaluddin Tertawa Dengar Saran Sopir ke Zuraida Hanum, Ada Fakta Baru
• Viral Munculnya Fenomena Dukhan Tanda Kiamat Jumat 8 Mei 2020, Ini Komentar MUI
• Punya Minimarket Pribadi di Rumahnya, Ruben Onsu tempatkan 2 Pegawai untuk Menjaga Stok
Kemudian kecelakaan pelayaran 2 kejadian.
Sedangkan untuk kecelakaan penerbangan nihil.
"Kondisi membahayakan manusia memang masih mendominasi berupa orang terseret arus sungai, nelayan tenggelam di laut dan orang tercebur sumur," katanya kepada Tribunjateng.com, Kamis (7/5/2020).
Melihat dominasi kasus tersebut, Yahya mengimbau kepada seluruh masyarakat apabila sedang beraktifitas di air hendaknya meningkatkan kewaspadaan
Bila perlu untuk memakai baju pelampung ketika beraktifitas di air dan lebih hati- hati karena musim hujan diperkirakan sampai bulan Mei.
"Dengan menerapkan sikap hati-hati tersebut harapannya dapat meminimalkan kejadian yang tidak diinginkan," jelasnya.
Yahya mengungkapkan, Basarnas Semarang mempunyai tiga unit Pos SAR Basarnas yakni Basarnas pos SAR Jepara, Surakarta dan Wonosobo.
Masyarakat apabila membutukan jasa pencarian dan pertolongan bisa menghubungi call center (024) 7629192 emergensi call (024) 115 yang diakses secara gratis.
"Kami juga mengucapakan rasa terima kasih kepada seluruh potensi SAR Jateng yang selama ini telag membantu Basarnas dalam misi kemanusiaan.
Tidak lupa kepada seluruh instansi Pemerintah,TNI dan POLRI," tandasnya. (iwn)
• Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang Tegaskan Masyarakat Wajib Paruhi Protokol Kesehatan
• Disnakerin Kota Tegal: Karyawan Dirumahkan Wajib Dapat THR Keagamaan
• Hari ke-11 PKM, Petugas Pulangkan 25 Kendaraan yang Hendak Masuk Kota Semarang
• PSBB Kota Tegal Tahap 2 Diberlakukan, Ini yang Akan Dilakukan Dedy Yon
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/kepala-basarnas-semarang-nur-yahya.jpg)