Berita Tegal

45.918 Debitur di Eks Karesidenan Pekalongan Dapat Keringanan Kredit, OJK Tegal: Naik 30 %

Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal mencatat, sebanyak 45.819 debitur di wilayah eks Karesidenan Pekalongan telah mendapat keringanan kredit ata

TRIBUN JATENG/BUDI SUSANTO
Ketua Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal Ludy Arlianto. 

TRIBUNJATENG.COM, TEGAL - Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Tegal mencatat, sebanyak 45.819 debitur di wilayah eks Karesidenan Pekalongan telah mendapat keringanan kredit atau restrukturisasi dari Industri Jasa Keuangan (IJK).

Keringanan kredit tersebut didapatkan dari bank umum, BPR dan BPRS, Industri Keuangan Non Bank (IKNB), PT Pegadaian (Persero), dan PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Kepala OJK Tegal, Ludy Arlianto mengatakan, terdapat 45.819 debitur telah menerima fasilitas keringanan kredit dengan outstanding senilai Rp 2.32 triliun.

Pilu, Bocah 8 Tahun Dijemput untuk Karantina: Pakaian yang Dibawa Menyembul dari Kresek Indomaret

Igun Ungkap Rahasia Ruben Onsu Pindah Rumah ke Pondok Indah, Ternyata Punya Helikopter Pribadi

Gading Marten Ingin Liburan Bareng Gisel dan Gempi ke Salah Satu dari 4 Negara Ini

Pemuda Bertato di Banjarnegara Ini Tobat Setelah Kerisnya Diinjak-injak Pak Kiai

Ia menjelaskan, jumlah tersebut terdiri 22.782 debitur dari bank umum, 1.083 debitur dari BPR dan BPRS, 3.482 debitur dari 12 perusahaan pembiayaan IKNB, 104 debitur dari PT Pegadaian (persero), dan 18.368 debitur dari PT Permodalan Nasional Madani (Persero).

Ludy mengatakan, jumlah debitur penerima keringanan tersebut data OJK Tegal, per Kamis 30 April 2020.

"Jika dibandingkan dengan data per 15 April 2020, jumlah debitur yang menerima keringanan kredit naik 30 persen.

Dari yang sebelumnya 35.139 debitur, kini menjadi 45.819 debitur," kata Ludy kepada tribunjateng.com, Rabu (6/5/2020).

Ludy menjelaskan, untuk sektor bank umum permohonan persetujuan keringanan kredit meningkat sebanyak 79 persen.

Semula hanya 14.288 debitur, kini jumlahnya menjadi 22.782 debitur.

Sementara untuk sektor BPR dan BPRS, semula 106 debitur yang mendapat keringanan kredit, kini menjadi 1.083 debitur.

Kemudian menurut Ludy, sektor IKNB yang semula 564 yang disetujui kini bertambah menjadi 3.482 debitur.

Lalu PT Pegadaian (Persero) dari 5 debitur yang disetujui kini menjadi 104 debitur.

"Meningkatkannya permohonan restrukturisasi yang disetujui, mencerminkan bahwa IJK serius dalam menerapkan arahan pemerintah untuk memberikan keringanan pembayaran angsuran kredit bagi debitur terdampak pandemi Covid-19," jelasnya. (fba)

Dinkes Karanganyar Minta Warga Waspada Chikungunya dan DBD di Tengah Pandemi Virus Corona

Nasib PNS Jawa Tengah saat Pandemi Virus Corona, Dilarang Mudik dan Tak Ada Tunjangan Kinerja

BREAKING NEWS: Kecelakaan Pemotor Asal Semarang Tabrak Truk Pecah Ban di Demak, Luka Berat di Kepala

Wakil Ketua DPRD Kota Semarang Minta Perusahaan Tetap Siapkan THR Karyawan di Tengah Pandemi Corona

Penulis: Fajar Bahruddin Achmad
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved