Berita BUMN
Pergantian Direksi Perumnas: Serikat Karyawan Minta Erick Thohir Copot Lagi Direksi Tidak Kompeten
Dua hari setelahnya, para karyawan mengirimkan karangan bunga ke kantor Kementerian BUMN untuk menyuarakan kondisi yang terjadi di Perum Perumnas.
Padahal pengembangan kawasan dan rumah tapak merupakan bisnis inti atau core business dari Perumnas selama puluhan tahun sejak berdiri pada 1974.
Sebaliknya, kini Perumnas lebih mengutamakan pembangunan beberapa proyek high rise building dalam waktu yang hampir bersamaan tanpa perencanaan yang matang dan mumpuni.
Karena dilakukan secara bersamaan itu, tak heran jika ada beberapa proyek yang molor dan menimbulkan extra cost tinggi.
"Di bagian tim pemasaran sudah mempekerjakan general manager marketing and sales dengan gaji tinggi. Akan tetapi penjualan tidak maksimal sehingga target tidak tercapai," ungkap Basuki.
Selain itu, Basuki juga menyampaikan kekecewaan terkait kurangnya kepercayaan direksi kepada para karyawan organik yang sudah terdidik dan tahu seluk beluk proses bisnis Perumnas.
"Direksi lebih percaya kepada tenaga pro-hired itu yang nyatanya hingga saat ini belum mampu mencapai target-target.
Bahkan tidak ada satu pun yang tercapai.
Seperti penjualan proyek Martubung di Medan, Dramaga Bogor, dan lain-lain yang seret," ucap Basuki.
Oleh karena itu, sebagai perwakilan karyawan, Basuki menyampaikan harapannya kepada Menteri BUMN Erick Thohir, agar direktur pemasaran dan direktur produksi Perumnas juga diganti.
"Semoga diganti dengan yang lebih bisa meningkatkan penjualan dan memperhatikan kader-kader internal yang sebenarnya mempunyai kualitas baik dan cakap.
Hal ini agar tercipta hubungan industrial yang harmonis," harapnya.
Kompas.com kemudian menghubungi Direksi Pemasaran dan General Manager Perumnas dimaksud, untuk mengonfirmasi keluhan karyawan tersebut.
Namun hingga kini, Kompas.com belum mendapatkan konfirmasi ataupun klarifikasi dari pihak terkait.
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Karyawan Perumnas Minta Erick Thohir Copot Direksi Inkompeten"
• Napi Asimilasi Corona di Padang Didoor Karena Curi Motor Suzuki Satria dan Melawan Saat Ditangkap
• Brigjen Pol Ahmad Luthfi Resmi Pimpin Polda Jateng
• Lockdown Corona, 16 Pekerja Pulang Kampung Jalan Kaki, Kelelahan Tertidur di Rel KA Tewas Terlindas
• Inilah 4 Syarat Orang Diperbolehkan Pulang Kampung saat Larangan Mudik, Siapa Saja Mereka?
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/karyawan-perumnas.jpg)