Berita Pekalongan
842 Marbot Masjid di Kabupaten Pekalongan Terima Honor dari Pemkab
Pandemi virus corona atau Covid-19, membuat hampir seluruh masjid di Kabupaten Pekalongan tidak menggelar salat berjamaah.
Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Pandemi virus corona atau Covid-19, membuat hampir seluruh masjid di Kabupaten Pekalongan tidak menggelar salat berjamaah.
Pemerintah mengimbau pelaksanaan ibadah di bulan ramadhan dilakukan di rumah, termasuk salat subuh dan salat tarawih.
Mengantisipasi hal tersebut, Pemerintah Kabupaten Pekalongan memberikan bantuan honor untuk marbot atau penjaga masjid.
• 7 Anggota Keluarga di Solo Postif Corona, Berawal Sang Ayah Kena Covid-19 di Tarawih Masjid Kampung
• Wanita Ini Tiba-tiba Sadar Ada di Dalam Pesawat Tujuan Surabaya, Histeris Saat Bangun Tidur
• Warga Ramai Menendangi Kepala 2 ABG Pembawa Golok Hingga Kritis Masuk UGD RSUD Demak
• Asap Hitam Terus Mengepul dari Rumah Kremasi, Jumlah Mayat yang Dikremasi dalam Sehari Mengejutkan
Bantuan yang diberikan dari Pemkab Pekalongan yaitu uang tunai sebesar Rp 1 juta.
"Ada 842 marbot se Kabupaten Pekalongan yang mendapatkan honor dari pemerintah," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi kepada Tribunjateng.com seusai menyerahkan secara simbolis honor untuk marbot di pendopo bupati, Kamis (14/5/2020).
Bupati Asip mengatakan selain menyerahkan honor marbot, pihaknya juga mensosialisasikan tentang pencegahan virus corona atau COVID-19 di wilayah masjid, karena para marbot tersebut yang mengurusi dan menjaga kebersihan masjid.
"Saya titip kepada marbot, agar masjid selalu dijaga supaya tetap bersih dan suci.
Kemudian, karpet jangan lupa digulung, tempat wudhu serta tempat mandi juga harus bersih," imbuhnya.
Asip mengungkapkan, kehadiran para marbot juga sangat penting sekali, sebagai mitra dari Pemkab Pekalongan guna sosialisasi tentang pencegahan COVID-19 di masyarakat.
"Saya berharap dengan bantuan yang diberikan ini, bisa lebih bermanfaat," ungkapnya. (Dro)
• Pemkab Pati Salurkan Bantuan Rp 12,4 Miliar Bagi Ribuan Tenaga Pengajar Keagamaan
• PMI Kota Semarang Salurkan Bantuan Kepada Korban Angin Kencang dan Tanah Longsor di Genuk
• UPDATE Virus Corona Jateng Kamis 14 Mei 2020, Capai Angka 1.100 Kasus Positif
• Sejak Pandemi Corona di Semarang, Banyak Warga di Pinggir Jalan Bawa Karung dan Gerobak
TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE :