Breaking News:

Berita Kebumen

Kisah Mualaf Masngud Mantan Pendeta di Gereja yang Dibom Tewaskan Anggota Banser NU, Ingin Berhaji

Masngud adalah mantan pendeta di sebuah gereja ternama di Mojokerto Jawa Timur. Gereja pernah dibom teroris hingga menewaskan seorang anggota Banser.

Penulis: khoirul muzaki | Editor: galih permadi
TRIBUN JATENG/KHOIRUL MUZAKI
keseharian Masngud memberishkan makam di lingkungan ponpes Al Hasani Kebumen 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Sebagian orang rela mengorbankan iman demi mengejar dunia.

Tetapi kisah Ibnu Masngud (55), seorang mualaf dari Mojokerto Jawa Timur membuktikan, iman tak bisa dibayar dengan apapun di dunia.

Masngud adalah mantan pendeta di sebuah gereja ternama di Mojokerto Jawa Timur.

Asap Hitam Terus Mengepul dari Rumah Kremasi, Jumlah Mayat yang Dikremasi dalam Sehari Mengejutkan

Wanita Ini Tiba-tiba Sadar Ada di Dalam Pesawat Tujuan Surabaya, Histeris Saat Bangun Tidur

Warga Ramai Menendangi Kepala 2 ABG Pembawa Golok Hingga Kritis Masuk UGD RSUD Demak

Gerejanya pernah dibom teroris hingga menewaskan seorang anggota Banser NU yang siaga mengamankan gereja.

Tapi ia selamat dari insiden itu karena buru-buru melarikan diri.

Tapi siapa sangka ia justru memeluk Islam kemudian.

Ia mendapat hidayah setelah melihat bintang berbentuk lafaz Allah di langit malam.

Hingga pria bernama asli Abraham Agus Setiono itu mengimani Islam.

Ia datang sendiri ke Pondok Pesantren Lirboyo Kediri untuk menyatakan keimanannya.

Hingga ia bertemu dengan almarhum KH Idris Marzuki, pengasuh Ponpes Lirboyo.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved