Berita Jateng
Tata Cara Sholat Idul Fitri Lengkap di Rumah dan Naskah Khotbah dari MUI Jateng
Majelis Ulama Indonesi (MUI) Jawa Tengah mengeluarkan Tausiah Pelaksanaan Salat Idul Fitrih 1441 H
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Majelis Ulama Indonesi (MUI) Jawa Tengah mengeluarkan Tausiah Pelaksanaan Salat Idul fitri 1441 H yakni dengan menghimbau masyarakat untuk melaksanakan ibadah Solat Idul fitri di rumah bersama anggota keluarga intinya.
Tausiyah itu sejalan dengan Fatwa MUI Pusat yakni tentang Panduan Kaifiat Takbir dan Salat Idul Fitri saat Pandemi Covid-19.
Dalam fatwa tersebut memuat tatacara melaksanakan Solat Idul Fitri di rumah.
• Begini Cara UNS Solo Tugaskan Mahasiswa KKN di Tengah Pandemi Virus Corona, Cepat Lulus dan Wisuda
• Meski Sibuk Cegah Penyebaran Corona, Kapolsek Tembalang Semarang Minta Anggota Waspadai Terorisme
• Dampak Covid-19 Bikin Sepi Produksi Kue Kering di Kudus, Turun Hingga 50 Persen
• MUI Jawa Tengah Imbau Masyarakat Salat Idul Fitri di Rumah, Bisa Tanpa Khutbah
Sekretaris Komisi Fatwa MUI Jateng, KH Fadlolan Musyaffa mengatakan bahwa MUI Jateng tak hanya mengeluarkan tausiah dan tata cara salat idul fitri saja.
Bahkan pihaknya juga telah menyusun naskah khutbah solat idul fitri untuk dapat digunakan oleh kepala keluarga atau anggota keluarga lainnya untuk disampaikan saat salat idul fitri di rumah.
"Sudah kami keluarkan tausiyah dan pendomannya (salat idul fitri), " ujarnya, Jumat (15/5).
Pengeluaran tausiyah itu mempertimbangkan karena saat ini angka penularan Covid19 di Jawa tengah yang masih cukup tinggi sehingga masyarakat diminta tidak mengadakan kerumunan orang.
Berikut merupakan tuntutan solat id sesuai dengan tausiyah MUI Jateng
TUNTUNAN SHALAT IDUL FITRI DALAM SUASANA COVID-19
A. NIAT SHALAT
Imam : Usholli sunnatan li 'idil Fitri rok'ataini imaman lillahi ta'ala
Allahu Akbar
Makmum : Usholli sunnatan li 'idil Fitri rok'ataini makmuman lillahi ta'ala
Allahu Akbar
B. REKAAT PERTAMA
1. Imam membaca Allahu Akbar 7x ditirukan makmum.
2. Membaca Surat Al Fatihah.
3. Membaca Surat Al Ikhlas (Qul huwallahu ahad) atau surat yang lain.
4. Ruku'.
5. I’tidal dengan membaca Sami'allahu liman hamidah.
6. Sujud.
7. Duduk antara 2 sujud.
8. Sujud.
9. Berdiri ke rekaat kedua dengan mengucap Takbir (Allahu Akbar).
C. REKAAT KEDUA
1. Imam membaca Allahu Akbar 5x ditirukan makmum.
2. Membaca Surat Al Fatihah.
3. Membaca Surat An Nas (Qul a'udzu birobbin nas) atau surat yang lain.
4. Ruku'.
5. I’tidal dengan membaca Sami'allahu liman hamidah.
6. Sujud.
7. Duduk antara 2 sujud.
8. Sujud.
9. Duduk membaca Tahiyat sampai selesai.
10. Salam.
Dilanjutkan Khutbah.
D. CATATAN :
1. No. 3 rakaat pertama sekiranya hafal membaca Surat Al A'la (Surat ke 87).
2. No. 3 rakaat kedua sekiranya hafal membaca Surah Al Ghatsiyah (Surat ke 88).
3. Kalau lupa membaca Allahu Akbar 7x pada rakaat pertama atau Allahu Akbar
5x pada rakaat kedua atau kedua-duanya lupa, shalatnya tetap sah.
4. Imam tidak harus sekaligus Khotib. Bisa satu orang Imam dan satu orang
Khotib, asal laki-laki dewasa (Bapak/Suami atau anak laki-laki dewasa).
Berikut Khutbah MUI Jateng
Khutbah Pertama
Assalaamu’alaikum warahmatullaahi wabarokaatuh
Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu
Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar. Allaahu Akbar kabiiro walhamdu lillaahi katsiiro wasubhaanallaahi bukrota wa ashiilaa. Laa ilaaha illallaah wallaahu Akbar. Allaahu Akbar walillaahil hamd. Asyhadu allaa ilaaha illallaah wahdahu laa syariikalah wa asyhadu anna Muhammadan ‘abduhu warosuuluh. Alhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin. Allaahumma sholli wa sallim wa baarik ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi wa shohbihi ajma’iin. Ittaqullaaha haqqo tuqootihi wa laa tamuutunna illaa wa antum muslimuun. Qoolallaahu ta’aala fii kitaabihil kariim. A’udzu billaahi minasy syaithoonir rojiim. Bismillaahirrohmaanirrohiim. Wa saari’uu ila maghfirotim mirrobbikum wa jannatin ‘ardhuhassamaawaatu wal ardhu u’iddat lil muttaqiin.
Istri dan putra-putriku tercinta
Syukur alhamdulillah pada pagi hari ini kita telah selesai melaksanakan ibadah puasa, shalat tarawih, menunaikan zakat dan dirangkai dengan jamaah shalat Idul Fitri bersama-sama. Doa kita semua, mudah-mudahan puasa dan ibadah-ibadah kita
mampu menghantarkan kita meraih kebahagiaan duniawi dan ukhrawi. Aamiin Ya
Rabbal ‘aalamiin.
Setelah kita Shalat Id di rumah ini dan saling memaafkan, mari kita teruskan
menyinari rumah kita dengan shalat, bacaan al-Qur’an dan shalawat serta menjauhkan diri dari godaan syaitan.
Sabda Rasulullah SAW : “Janganlah Engkau jadikan rumah-rumahmu sebagai
kuburan karena sesungguhnya Syaitan akan lari dari rumah-rumah yang di dalamnya
dibacakan Surat al-Baqarah”.
Di tengah-tengah suasana COVID-19 ini, mari kita laksanakan himbauan
Pemerintah untuk menjaga kesehatan dengan membudayakan hidup bersih dan sehat serta makan makanan yang bergizi, memakai masker, mencuci tangan dengan sabun dan tetap beribadah, belajar dan bekerja di rumah.
Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar walillaahil hamd.
Akhirnya marilah kita berdo’a kehadirat Allah SWT :
Pertama :Diberikan kebahagiaan dunia akhirat seperti doa kita :
Robbanaa aatinaa fiddun ya hasanah wa fil akhiroti hasanah waqinaa ‘adzaaban naar
Kedua : Besuk dikumpulkan di Surga sebagaimana janji Allah SWT. dalam surat Az Zumar ayat 23 :
Wasiiqol ladziinat taqou robbahum ilal jannati zumaroo. Al ayat.
Artinya : “Allah akan mengumpulkan orang-orang yang bertakwa ke dalam Surga
bersama-sama”.
Ketiga : Semoga Allah SWT. segera mengangkat COVID-19 ini dari Indonesia khususnya dan
dari seluruh dunia serta masyarakat Indonesia dijauhkan oleh Allah SWT. dari
berbagai musibah. Aamiin Ya Rabbal ’aalamiin.
A’uudzu billaahi minasy syaithoonir rojiim. Bismillaahir rohmaanir rohiim
Wal’ashri innal insaana lafii khusrin. illalladziina aamanuu wa ‘amilush shoolihaati
watawaa shoubil haqqi watawaa shoubish shobri. Wa qur robbighfir warham wa anta
khoirur roohimiin.
Khatib duduk di antara khutbah dan berdo’a secara singkat dalam hati (disiapkan
kursi).
Khutbah Kedua :
Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu
Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar Allaahu Akbar. Allaahu Akbar kabiiro walhamdu lillaahi katsiiro wasubhaanallaahi bukrota wa ashiilaa. Laa ilaaha illallaah wallaahu Akbar. Allaahu Akbar walillaahil hamd.
Alhamdulillaahil waahidil wahdahu wa laa haula walaa quwwata illaa billaah. Allaahumma sholli wa sallim wa baarik ‘alaa Sayyidinaa Muhammadin wa ‘alaa aalihi
washohbihi ajma’iin. Wattaqullaaha la’allakum tuflihuun. Innallaaha wa malaaikatahu
yusholluuna ‘alannabii. Yaa ayyuhalladziina aamanuu shollu ‘alaihi wasallimuu
tasliimaa. Allaahummaghfir lil mukminiina wal mukminaat wal muslimiina wal muslimaat al ahyaai minhum wal amwaat. Innaka samii’un qoriibun mujiibud da’awaat waqoodhiyal haajaat. Robbanaa aatinaa fiddun ya hasanah wafil aakhiroti hasanah waqinaa ‘adzaaban naar. Walhamdu lillaahi robbil ‘aalamiin.
Wassalamu’alaikum warohmatullaahi wa barokaatuh.
SETELAH SELESAI, SAMBIL MEMBACA SHALAWAT LALU BERJABAT TANGAN DAN SALING
MEMINTA MAAF ISTRI KEPADA SUAMI DAN ANAK KEPADA AYAH DAN BUNDA.
Laporan Wartawan Tribun Jateng, Dhian Adi Putranto
• Satpol PP Semarang Persilakan PKL Ambil Barang Sitaan Sebelum Dibuang ke TPA Jatibarang
• Bantahan Pemerkosa Siswi SMP Hingga Hamil Dihadapan Kapolres, SG Mengaku Bayar Setubuhi MD
• Ashanty Blakblakan soal Chat Manis Anang Hermansyah dengan Wanita Lain, Aurel: Pipi Jawabnya Gitu?
• Cerita Punggawa PSCS Cilacap Nanda Helvrit Saputra Latihan Bola Dibubarkan Satpol PP