Virus Corona Jateng

1.057 Warga Jateng Ikut Ijtima Ulama di Gowa, Setelah Rapid Test, Ini Hasilnya, 5 Kabupaten Nihil

Kepala Dinkes Jateng Prabowo Yulianto mengatakan, penyebaran Covid-19 yang berasal dari klaster Gowa tersebut berasal dari 30 kabupaten/kota

Tribun Jateng/Re Klara Muhammad Cuba
Ilustrasi Virus Corona Jateng 

KOMPAS.com - Dinas Kesehatan Jawa Tengah menyebut, total jumlah warga Jawa Tengah yang menjadi alumni peserta Ijtima Ulama di Gowa, Sulawesi Selatan, telah teridentifikasi sebanyak 1.057 orang.

Setelah dilakukan pemeriksaan, dari total sebanyak itu, 185 orang eks jemaah Ijtima Ulama itu dilaporkan positif terjangkit Covid-19.

Kepala Dinkes Jateng Prabowo Yulianto mengatakan, penyebaran Covid-19 yang berasal dari klaster Gowa tersebut berasal dari 30 kabupaten/kota di Jawa Tengah

Saat Petugas Lengah, Pedagang yang Rapid Testnya Positif Corona Ini Melarikan Diri

Pengakuan SG Pria yang Perkosa Siswi SMP di Kandang Ayam, Bilang Dilakukan 10 Kali dan Alasannya

Fakta Baru Kasus NF Membuat Sang Ayah Amat Terpukul, 2 Pria yang Dibawanya Leluasa Mencabuli NF

Promo Superindo Akhir Pekan, 3 Hari 15-17 Mei 2020, Daging hingga Biskuit Diskon, Ini Daftarnya

Namun, pihaknya tak menyebutkan asal warga Jateng yang paling banyak tertular Covid-19 usai mengikuti perhelatan akbar internasional tersebut.

Yuilanto hanya menyampaikan terdapat lima kabupaten/kota yang dilaporkan nihil dari klaster Gowa karena warganya didapati tidak ada satu pun yang mengikuti kegiatan tersebut.

"Dari lima kabupaten/kota itu tidak ada warganya yang ikut Ijtima Ulama, Gowa, yakni Rembang, Blora, Demak, Salatiga, dan Kota Tegal," kata Yulianto kepada wartawan, Sabtu (16/5/2020).

Yulianto menuturkan, Pemprov Jateng telah berupaya menangani kasus Covid-19 dari klaster Gowa dengan melakukan tracing kepada para peserta untuk memutus mata rantai penularan.

Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo saat ditemui Rabu (29/1/2020)
Kepala Dinas Kesehatan Jateng, Yulianto Prabowo saat ditemui Rabu (29/1/2020) (Tribun Jateng/Mamdukh)

“Semua eks jemaah Gowa sudah diidentifikasi.

Sudah dilakukan pemutusan mata rantai penularan, baik melalui penyelidikan epidemiologi, maupun contact tracing, juga sudah dilakukan karantina," ujarnya.

Yulianto berharap tidak ada lagi klaster penularan Covid-19 di Jateng seperti alumni Ijtima Ulama Gowa.

“Harapan kita tidak ada lagi klaster-klaster baru semacam ini. Supaya kita bisa lakukan pengendalian, pencegahan Covid-19,” pungkasnya. (*)

Pengakuan Pasutri yang Viral Bagikan Nasi Bungkus Isi Uang 1 Juta, Keliling Dini Hari Cari Sosok Ini

Kisah Cak Lontong Sebelum Sukses, Biasa Menahan Lapar, Ini Jawabannya saat Istri Tanya Ia Lagi Apa

Setelah Baca Isi WA Suami, Bu Guru Ini Pilih Nunggu di Rumah karena Itu Aib, Ini Kejadian Berikutnya

Baim Wong Kaget Lihat Kondisi Motornya yang Hilang Dicuri Mantan Satpamnya Setahun Lalu: Lho?

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul 1.057 Warga Jateng Ikut Ijtima Ulama di Gowa, 185 Positif Covid-19

Editor: muslimah
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved