Ramadan 2020
Cerita Eva Ramadan di Inggris, Kangen Masakan Ceker Super Pedes
Adanya pandemi virus corona membuat suasana ramadan tahun ini berbeda. Perbedaan itu tidak hanya dirasakan umat islam di Indonesia, namun juga diselu
Penulis: Muhammad Sholekan | Editor: muh radlis
"Sejauh ini lancar.
Karena Inggris sedang lockdown jadi tidak bisa merasakan tarawih di masjid dan nuansa ramadan.
Untung ada hiburannya, gathering online dan kirim-mengirim takjil antar warga Indonesia door to door," ucap perempuan asal Banyuwangi itu.
Menurutnya, rentang puasa di Inggris antara 16 sampai 17 jam.
"Semakin dekat lebaran semakin cepat imsya dan lebih lama bukanya," ungkapnya.
Di kota tempat dia tinggal, setiap tahunnya ada buka bersama yang di selenggarakan mahasiswa Indonesia yang tinggal di Inggris.
"Tempat tinggalku daerah Leeds, ada komunitas KIBAR keluarga muslim dan PPI Greater Leeds.
Setiap tahunnya ada buka bersama, tapi untuk saat ini semua virtual," ungkapnya.
Bila pada lebaran, Indonesia mempunyai kebijakan meliburkan seluruh kegiatan pembelajaran. Di Inggris justru sebaliknya.
"Libur lebaran tidak ada.
Justru saat menjelang lebaran sekarang bertepatan dengan ujian dan deadline esai," tandasnya. (kan)
• Prakiraan Cuaca BMKG Pati Rabu 20 Mei 2020, Berawan hingga Malam Hari
• Prakiraan Cuaca BMKG di Kabupaten Pekalongan Rabu 20 Mei 2020, Hujan Lokal Malam Hari
• Prakiraan Cuaca BMKG Kabupaten Batang Rabu 20 Mei 2020, Berawan Sepanjang Hari
• Dinas Sosial Cilacap Akui Belum Sediakan Layanan Aduan Penyaluran Bansos
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/eva-andriani-mahasiswa-asal-indonesia-yang-sekarang-sedang-melanjutkan-studi.jpg)