Berita Jateng
Densus 88 Antiteror Tangkap Tiga Terduga Teroris di Batang, Kades Syok Tahu Sosok yang Ditangkap
Tim Densus Polda Jawa Tengah kembali menangkap tiga terduga teroris di Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah.
Penulis: dina indriani | Editor: Daniel Ari Purnomo
TRIBUNJATENG.COM, BATANG - Tim Densus Polda Jawa Tengah kembali menangkap tiga terduga teroris di Subah, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (20/5/2020).
Ketiga terduga teroris tersebut berinisial SR ( 63), MM (35), dan MS (27).
SR dan MM adalah satu keluarga, ayah dan anak.
• 109 Tenaga Medis Dipecat , Pihak RSUD Ogan Ilir: Mereka Tetap Mogok Meski Tuntutan Sudah Dipenuhi
• Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta
• Okta Tewas Terlindas Truk Tronton, Bunga dan Kue Ulang Tahun Pacarnya Berserakan Kena Cipratan Darah
• Keringat Keluar Saat Tidur Malam? Bukan Karena Suhu Panas, Bisa Jadi Sebagai Tanda Sakit Ini
Mereka warga Dukuh Ngepung, Kecamatan Subah.
Sedangkan MS adalah warga Desa Sengon, Kecamatan Subah.
Mereka ditangkap di lokasi yang berbeda dengan waktu yang bersamaan.
Ketiga terduga jaringan teroris yang ditangkap tersebut diduga merupakan jaringan kelompok Jama'ah Anshorut Daulah (JAD) wilayah Batang.
Pimpinannya adalah Muhammad Subhan, yang sebelumnya juga telah ditangkap.
Kepala Desa Subah, Kisrianto mengatakan penangkapan dan penggledahan Tim Densus 88 kemarin sekitar pukul 07.30.
"Saya dapat kabar itu ditangkap sekitar pukul 07.30, tidak ada perlawanan dan ketiga terduga teroris tersebut beserta barang bukti langsung dibawa ke markas Densus 88 Mapolda Jawa Tengah," tuturnya saat dihubungi Tribunjateng.com.
Dia mengatakan secara pribadi memang mengenal SR bahkan cukup dekat.
Namun selama ini tidak ada kecurigaan apapun karena cukup baik dan bersosialisasi seperti warga biasa.
"Saya ya tidak menyangka kalau SR ini tertangkap karena diduga teroris, saya kenal dan cukup dekat, sering mengobrol ya tidak pernah membahas hal yang menyimpang seperti radikalisme,"ujarnya.
Kisrianto tidak mengetahui pasti ketiga terduga teroris tersebut apakah termasuk dalam jaringan yang sama dengan dua terduga teroris yang sebelumnya juga tinggal dalam satu komplek Dukuh Ngepung Desa Subah.
"Kalau apa ada sangkut pautnya atau masuk jaringan yang sama dengan terduga teroris sebelumnya juga kurang paham," pungkasnya.
(din)
• Tontowi Ahmad Resmi Pensiun Dini Gegara Status Pemain Magang, Taufik Hidayat Kritik Pedas PBSI
• 4 Pasar di Karanganyar Layani Pesan Antar Online Pakai Gojek
• Dalam 3 Hari 122 Manusia Karung Terjaring Razia, Kebanyakan Warga Luar Kota Semarang
• DPRD Demak Sayangkan Bupati Tak Fokus Penanganan Rob: Sudah Bertahun-tahun Tidak Jadi Prioritas