Promoter Polda Jateng

2 Sahabat Sesama Mantan Napi di Kebumen Ini Sekali Beraksi Curi Motor dan Toko Kelontong

Polres Kebumen berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor Yamaha Mio milik Sadani (50) warga desa Bercong kecamatan Buluspesantren Kebumen

IST
Dua tersangka pencurian toko di Kebumen diduga mencuri sepeda motor sebelumnya 

TRIBUNJATENG.COM, KEBUMEN - Polres Kebumen berhasil mengungkap kasus pencurian kendaraan bermotor Yamaha Mio milik Sadani (50) warga desa Bercong kecamatan Buluspesantren Kebumen yang terjadi pada Senin (11/5).

Kasus itu terungkap usai polisi menangkap dua tersangka yang diduga mencuri toko kelontong milik warga desa Argopeni kecamatan/kabupaten Kebumen pada Sabtu (16/5) sekira pukul 02.00 Wib.

Dua tersangka adalah PN (26) warga desa Blengor Kulon kecamatan Ambal Kebumen dan AG (27) warga desa Banjurpasar kecamatan Buluspesantren Kebumen.

M Nuh Pemenang Lelang Motor Listrik Jokowi Rp 2,550 M Tidak Ditangkap, Ternyata Bukan Pengusaha

2,5 Jam Mencari Rumah Bu Imas, Anggota DPR Ini Tak Kuasa Menahan Sedih saat Sampai, Ini Janjinya

Tragis! Polwan Asik Selingkuh dengan Atasannya, Tak Sadar Anaknya Tewas Dalam Mobil Patroli

Tetap Memeluknya saat Meregang Nyawa, Terungkap untuk Siapa Seikat Bunga yang Dibawa Okta

Dari penangkapan itu, polisi melakukan pengembangan.

Diungkapkan Kapolres Kebumen AKBP Rudy Cahya Kurniawan, dua tersangka yang melakukan pencurian di toko itu, diduga kuat sekaligus pelaku pencurian sepeda motor di Buluspesantren.

Sepeda motor yang dipakai untuk mencuri di toko ternyata hasil curian yang dilakukan sebelumnya.

"Ini adalah hasil pengembangan dari dua tersangka pencurian toko kelontong.

Sepeda motor yang digunakan untuk melakukan pencurian, adalah milik korban," jelas AKBP Rudy saat jumpa pers Kamis (21/5).

Kepada penyidik, para tersangka mengakui sepeda motor yang digunakan untuk mencuri merupakan hasil kejahatan.

Informasi yang berhasil diperoleh, dua tersangka adalah mantan narapidana Rutan Kebumen yang baru bebas beberapa bulan, sebelum akhirnya tertangkap kembali karena kasus pencurian ini.

Tersangka inisial AG sebelumnya tersandung kasus pencurian dengan pemberatan pada tahun 2019.

Adapun tersangka PN sebelumnya tersandung kasus persetubuhan di bawah umur.

Para tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUH Pidana tentang pencurian dengan pemberatan ancaman hukuman penjara paling lama 5 tahun. (aqy)

Viral Curhat Dokter yang Terpapar Covid 19 dan Harus Tugas Kembali Saat Sembuh

Lebaran 2020, Begini Nasib Para Pemudik yang Masih Jalani Karantina di Gor Satria Purwokerto

Bantu Pemkot Semarang, LSM Ini Blusukan Beri Masker ke Warga

Mensos Juliari Batubara Pastikan Pemberian BST di Pekalongan Berjalan Lancar

Penulis: khoirul muzaki
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved