Berita Semarang
Traffic di Bandara Ahmad Yani Semarang Maksimal 4 Pesawat Tiap Jamnya
Airnav Cabang Semarang telah mempersiapkan protokol kesehatan dalam menghadapi new normal.
Penulis: Dhian Adi Putranto | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Airnav Cabang Semarang telah mempersiapkan protokol kesehatan dalam menghadapi new normal.
General Manager Airnav Cabang Semarang Mi'wan Muhammad Bunay mengatakan bahwa protokol kesehatan yang ia gunakan untuk menghadapi masa new normal sudah dua kali penyempurnaan.
Menurutnya salah satu poin penerapan protokol kesehatan yang dalam pengaturan Notice of Airport Capacity (NAC).
• BREAKING NEWS: Tanah Longsor Tutup Tol Ungaran Arah Semarang, Kendaraan Keluar di Exit Toll Ungaran
• BREAKING NEWS: Mati Lampu Terjadi di Sebagian Wilayah Jawa Tengah
• Ini 16 Daerah yang Alami Mati Lampu di Jateng pada Sabtu Tengah Malam
• Mantan Perwira TNI Ruslan Buton yang Minta Jokowi Mundur Kini Ditahan, Terancam Penjara 6 Tahun
Dalam pengaturan itu pihaknya telah melakukan koordinasi dengan pihak bandara, KKP dan maskapai dalam pengaturan NAC.
NAC sendiri berisikan informasi kebandaraudaraan, salah satunya mencatat bergerakan pesawat.
"Hal yang paling signifikan yakni pergerakan pesawat.
Yakni sebelum terjadinya covid19 kapasitas pergerakan pesawat (di Bandara Ahmad Yani) ada 14 pergerakan pesawat tiap jam.
Kemudian kami rapat dengan para stakeholder sehingga turun menjadi 4 pegerakan pesawat tiap jam,"katanya beberapa waktu yang lalu.
Penurunan kapasistas pegerakan pesawat di bandara Ahmad Yani semarang dikarenakan KKP, Bandara dan Maskapai membutuhkan banyak waktu dalam memeriksaan penumpang dan dokumen penerbangan.
Hal itu agar terselenggara penerbangan yang aman sesuai dengan protokolol kesehatan.
Menurutnya pihak Bandara, Maskapai dan KKP sangat ketat dalam memeriksa dokumen dan kesehatan penumpang.
Sehingga penumpang yang datang maupun yang hendak pergi benar-benar sesuai dengan ketentuan yang berlaku dan protokol kesehatan.
"Hal itu diharapkan tidak menimbulkan antrian pesawat dan penumpang di Bandara sehingga self distencing bisa berjalan," katanya. (dap)
• Di Tengah Pandemi Virus Corona, Kepatuhan Wajib Pajak di Semarang Membayar PBB Justru Meningkat
• Meski Objek Wisata Tutup, Kawasan Tawangmangu Karanganyar Masih Dibanjiri Pelancong
• Wakil Ketua DPRD Kota Semarang: New Normal Jangan Dianggap Bebas Sebebas-bebasnya