Virus Corona Jateng
Pasien Positif Virus Corona dari Kluster Lembang di Kabupaten Tegal Bertambah 1 Orang
Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tegal bertambah satu orang. Pasien perempuan berinisial Y (48)
Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Pasien positif Covid-19 di Kabupaten Tegal bertambah satu orang.
Pasien perempuan berinisial Y (48) asal Kelurahan Slawi Wetan Kecamatan Slawi ini, diduga kuat berkontak erat dengan pasien kluster Lembang.
Pasien Y, adalah ibu dari EYK (28), karyawati kantor cabang unit BCA di Kota Tegal yang sebelumnya telah ditetapkan statusnya sebagai pasien Covid-19 di RS Harapan Sehat Slawi, pada tanggal 30 Mei 2020 lalu.
• Geng Kriminal Ini Menyamar jadi Dokter dan Kenakan APD, Tak Disangka Inilah yang Mereka Lakukan
• Ikatan Dokter Indonesia Marah dan Tak Terima Netizen Memaki Dokter Pakai Kata Binatang di Facebook
• Dorce Gamalama Bermimpi Didatangi Orang Tua, Suruh Temui Raffi Ahmad
• Lettu Cpn Wisnu Tia Aruni Korban Heli Jatuh di Kendal Tinggalkan Putri Berusia 4 Bulan
Keterangan ini disampaikan juru bicara Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Pemkab Tegal, Joko Wantoro, dalam rilis yang diterima Tribunjateng.com, Minggu (7/6/2020).
Sebelumnya diberitakan, hasil rapid test reaktif ditemukan pada tiga orang anggota keluarga EYK yang kemudian ditindaklanjuti dengan pemeriksaan sampel swab.
“Dari pemeriksaan swab ketiganya, satu orang hasilnya dinyatakan positif, yaitu Y, ibu dari pasien EYK.
Dan karena kondisi klinisnya baik, tanpa gejala, Y kita rujuk ke Rumah Sakit Harapan Sehat Slawi pada Jumat (5/6/2020),” kata Joko, pada Tribunjateng.com, Minggu (7/6/2020).
Joko mengungkapkan, dari penelusuran pihaknya menemukan adanya keterkaitan kontak erat maupun kontak dekat pasien Y dan anaknya EYK, dengan sejumlah pasien Covid-19 lain di Kabupaten Tegal.
Baik yang sudah sembuh, sedang menjalani perawatan di rumah sakit, maupun yang meninggal dunia.
“Mereka terjalin dalam satu komunitas jemaah gereja, dimana ada di antaranya yang memiliki riwayat perjalanan dari Lembang, Kabupaten Bandung Barat, saat mengikuti seminar keagamaan,” ungkapnya.
Dengan adanya penambahan satu orang pasien Covid-19 ini, lanjut Joko, maka jumlah kasus terkonfirmasi positif Covid-19 di Kabupaten Tegal selama masa pandemi ini menjadi 20 orang.
Rinciannya, 12 orang sembuh, empat orang sedang menjalani perawatan di rumah sakit, dan empat orang meninggal dunia.
Joko juga menambahkan, ada satu orang pasien dalam pengawasan di RSUD Kardinah yang meninggal dunia pada Sabtu (6/6/2020) kemarin.
"Pasien perempuan berinisial MW (57) asal Kecamatan Kramat tersebut memiliki gejala awal batuk, pilek dan demam.
Selain itu, ditemukan komorbid berupa penyakit kanker dan memiliki riwayat perjalanan dari Semarang," imbuhnya. (dta)
• Aktivitas Olahraga Diberi Kelonggaran di PKM Jilid 3 Kota Semarang, GOR TLJ Akan Jadi Role Model
• Antisipasi Kerumunan, KPU Tambah 146 TPS di Pilkada Kabupaten Semarang
• Kasus Belum Turun, Kota Salatiga Berstatus Zona Merah Virus Corona
• Wijayanto Sebut Propam Polda Jateng Harus Periksa Penyidik Polrestabes Semarang
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/juru-bicara-gugus-tugas-percepatan-penanganan-covid-19-pemkab-teg.jpg)