Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Pekalongan

Banjir Rob di Tirto Pekalongan Diperparah karena Parapet Ambrol 10 Meter

Banjir rob yang menggenangi di wilayah Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah salah satunya disebabkan adanya parapet di Desa Tegaldowo ya

Penulis: Indra Dwi Purnomo | Editor: muh radlis

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Banjir rob yang menggenangi di wilayah Kecamatan Tirto, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah salah satunya disebabkan adanya parapet di Desa Tegaldowo yang ambrol.

Hal tersebut diungkapkan Camat Tirto Agus Dwi Nugroho saat dihubungi Tribunjateng.com, Senin (8/5/2020).

"Betul mas, ada parapet yang ambrol di Desa Tegaldowo sepanjang 10 meter.

Putra Jokowi Gibran Batal Jadi Calon Wali Kota Solo Tunggal, Achmad Purnomo Ditolak PDIP Undur Diri

Wijayanto Sebut Propam Polda Jateng Harus Periksa Penyidik Polrestabes Semarang

Viral Pria Asia Berkelahi dengan Pria Kulit Putih di Amerika, Diduga dari Indonesia

UPDATE: Nasib 2 PNS Selingkuh Pingsan Tanpa Celana Dalam dalam Mobil, Begini Nasibnya Sekarang

Kalau rob besar air limpas melewati parapet," kata Camat Tirto Agus.

Pihaknya mengatakan, perbaikan parapet ini saat ini masih ditangani darurat dengan swadaya masyarakat.

"Desa juga sudah mendapatkan bantuan karung dari BPBD dan DPU Taru," imbuhnya.

Agus menjelaskan, banjir rob yang terbesar di wilayah Kecamatan Tirto itu terjadi pada tanggal (2/6/2020) dan (3/6/2020).

"Kalau banjir rob terjadi sejak (29/5/2020) dan sampai sekarang."

"Ketinggian banjir rob di wilayah desa tersebut sekitar 20 cm hingga 40 cm."

Kemudian, untuk langkah yang diambil dari kecamatan Agus menjelaskan membuat posko bencana yang disiapkan di kecamatan.

"Di posko kecamatan juga sudah ada yang piket, untuk antisipasi jika banjir rob naik lagi dan antisipasi perisiapan pengungsian," jelasnya.

Agus menambahkan, untuk Kecamatan Tirto yang terdampak banjir rob ada 6 desa yakni, Desa Jeruksari dengan 180 unit yang terdampak ada 200 KK, Desa Mulyorejo 210 rumah yang terdampak 337 KK, dan Desa Tegaldowo dengan jumlah rumah terdampak 300 unit 375 KK.

Selanjutnya, di Desa Karangjompo dengan 288 rumah yang terdampak 395 KK, lalu 62 rumah di Desa Pacar ada 126 KK terdampak banjir rob, dan 45 rumah di Desa Samborejo yang terdampak 55 KK.

"Sampai siang ini, pengungsi di Kecamatan Tirto sementara tidak ada.

Lalu, untuk kesehatan kami sudah koordinasikan dengan Puskesmas Tirto 1 dan Pusekesmas Tirto 2," tambahnya. (Dro)

Ditemukan Pedagang Positif Virus Corona, Pasar Mangkang Semarang Akan Dipasang Garis Polisi Sore Ini

Petugas & Napi di Rutan Blora Dites Urine Dadakan, Ini Hasilnya

Smartfren Luncurkan eSIM, Pengguna Android Tak Perlu Lagi Pakai SIM Card Fisik

BREAKING NEWS : Pasar Mangkang Semarang Akan Ditutup Mulai Besok

 

TONTON JUGA DAN SUBSCRIBE : 

Sumber: Tribun Jateng
Rekomendasi untuk Anda
Ikuti kami di

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved