Berita Semarang
Memilih Batik Pewarna Alam untuk Kelestarian Lingkungan
Sejak tahun 2017 lalu, pemilik Batik Warna Alam Siputri itu tak pernah mengubah visinya untuk turut melestarikan alam.
Penulis: Idayatul Rohmah | Editor: Daniel Ari Purnomo
Batik Warna Alam Siputri telah memiliki pelanggan setia dengan database yang dimiliki.
"Pangsa pasar batik kami sudah tersegmen mulai dari menengah hingga menengah ke atas.
Batik kami jual mulai Rp 200 ribu sampai jutaan," jelasnya.
Lantas Putri membeberkan, Batik Warna Alam Siputri ini pernah dipamerkan dalam skala nasional.
Ramainya pembeli saat itu, membuat Putri dan timnya optimis untuk mengembangkan batik dengan pewarna alam.
Putri membeberkan, beberapa artis hingga pejabat pun pernah mengenakan batik produksinya tersebut.
"Kami pernah pameran skala nasional di pusat batik Pekalongan, ramai saat itu di luar dugaan.
Itu membuat kami lebih optimis dan semangat lagi untuk berkarya.
Di samping itu beberapa pejabat juga pernah membeli batik produksi kami ada Pak Ganjar, duta besar Jepang, dan kementerian dalam negeri juga pernah (membeli)," tukasnya. (idy)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/produk-batik-warna-alam-siputri.jpg)