Breaking News:

UMKM

Kisah dan Perkembangan Produk Lukis De Widji Lukis Kain

Perjalanan kreatif produk Lukis De Widjil Lukis Kain dari Kanada hingga berjaya di Tanah Air.

IST
Beberapa produk lukis De Widji Lukis Kain 

Oleh Wiwik Soesmono Martosiswojo (Widji Pangastuti)

Owner De Widji Lukis (Lukis Kain)

BERMULA dari hobi melukis, saya mencoba menawarkan lukisan kanvas saya kepada para boss ekspatriat di perusahaan mebel milik pengusaha Canada tempat saya bekerja. Dan alhamdulillah saya dapat orderan 10 pcs lukisan kanvas dari direktur dan para manajer ekspatriat di perusahaan tersebut.

Setelah mereka resign, penjualan lukisan saya menurun. Akhirnya saya mulai melukis di media yang lebih memiliki nilai fungsional yaitu tas lukis anak-anak berbentuk tas sekolah.

Tas Lukis adalah salah satu wujud karya seni yang fungsional. Saya mencoba memulai melukis di tas kain dengan membuat tas suvenir ulang tahun ke-5 anak sulung. Kemudian dibagikan pada acara ulang tahunnya yang dirayakan di sekolah TK-nya.

Kemudian saya mulai menjual tas lukis untuk anak-anak berupa tas sekolah berbentuk ransel dari variasi kain blacu dan kain parasit warna-warni. Kemudian media tas lukis makin bervariasi bermula dari tas kain blacu kemudian juga menggunakan media tas kain kanvas, tas lukis ,kain kanvas warna warni, tas lukis kain jeans, dan tas lukis variasi batik.

Pada awal tahun 2015, saya mendapat orderan berupa sepatu lukis dari teman saya untuk anaknya yang dipakai untuk fashion show batik. Setelah saya posting di medsos saya mendapatkan banyak pesanan sepatu lukis.

Kemudian saya mulai merambah ke media lain seperti baju lukis, mukena lukis, jilbab lukis, jaket lukis. Bahkan saya pernah mendapat orderan berupa lukis body painting alias melukis badan seorang fotomodel.

juga pernah mendapat orderan melukis di tembok dan pernah melukis becak di acara festival di Kota Lama Semarang. Serta pernah beberapa kali mendapatkan kepercayaan dan tugas dari Dinas di Kota Semarang untuk menjadi instruktur dan narasumber pelatihan lukis kain di beberapa Kelurahan di Kota Semarang. Dan pernah menjadi juri lomba lukis kain tingkat Kota Semarang.

Setelah bekerja selama 15 tahun di perusahaan mebel milik PMA, saat posisi saya sebagai Dept Head PPIC dan R&D, saya memberanikan diri untuk resign dan fokus mengembangkan bisnis lukis De Widji. Untuk pemasarannya saya menggunakan cara online dengan instagram,face book, WA dan Website.

Untuk offline nya saya mendisplay produk saya di beberapa galeri di Semarang dan outlet di tempat wisata di daerah Bawen. Untuk menambah wawasan, koneksi dan relasi, saya pernah mengikuti seleksi dan terpilih untuk mengikuti inkubasi bisnis yang diadakan oleh Dinas di Kota Semarang sehingga mendapatkan kesempatan untuk pameran di event tahunan di Kota Semarang dan di luar Jawa.

Serta lolos kurasi produk sehingga produk saya boleh di-display di beberapa galeri milik Pemkot Semarang. Berkat kesempatan tersebut, saya pernah mendapatkan kepercayaan dari Pemkot untuk membuat tas lukis untuk suvenir pada suatu event yang dihadiri oleh kepala daerah kota di seluruh Indonesia.

Di masa pandemi ini produk tas lukis dan sepatu lukis ini agak menurun penjualannya tapi saya masih bersyukur karena sampai dengan saat ini orderan masker lukis handmade masih mengalir terus. Saya berharap agar produk lukis De Widji bisa makin berkembang dan makin digemari dan bisa lebih bermanfaat untuk masyarakat luas. (*)

Editor: abduh imanulhaq
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved