Virus Corona Jateng
Pasar Jatingaleh Semarang Ditutup Selama 3 Hari Gara-gara Ada Penularan Covid-19
Dinas Perdagangan Kota Semarang kembali menutup operasional pasar tradisional.
Penulis: Eka Yulianti Fajlin | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Dinas Perdagangan Kota Semarang kembali menutup operasional pasar tradisional.
Kali ini, Pasar Jatingaleh yang harus ditutup selama tiga hari mulai Rabu (8/7/2020).
Kepala Dinas Perdagangan Kota Semarang, Fravarta Sadman mengatakan, sebelumnya tim gugus tugas telah melakukan rapid tes massal di Pasar Jatingaleh pada Jumat (3/7/2020).
• Hari Ini Terjadi Rentetan 4 Gempa Mag di Atas 5, Pertanda Akan Terjadi Gempa Besar? Ini Jawaban BMKG
• Teror Pria Semarang Pamer Kelamin di Jalan Wolter Monginsindi, Ini Cerita Para Korban
• Muncul Tanda-tanda Merapi Meletus, Ganjar Minta Aktifkan Semua Pengungsian dan Bikin Simulasi
• Ini Alasan Ketua Gangster Sukun Stres Semarang Hantam Kepala Korban dengan Batu: Saya Salah Sasaran
Kemudian, tim gugus tugas kembali melakukan tes massal pada Senin (6/7/2020).
Namun, pihaknya tidak mengetahui secara pasti hasil tes massal tersebut dan berapa jumlah pedagang yang terpapar Covid-19 yang akhirnya mengharuskan Dinas Perdagangan menutup operasional pasar.
"Terkait data yang mengetahui Dinas Kesehatan.
Kami hanya menutup untuk disterilisasi selama tiga hari mulai Rabu, Kamis, dan Jumat.
Protapnya sama.
Setelah tiga hari disemprot disinfektan akan dibuka kembali," jelas Fravarta, Selasa (7/7/2020).
Dia melanjutkan, Pasar Jatingaleh menjadi pasar yang kesepuluh yang harus ditutup sementara akibat adanya penularan Covid-19.
Dinas Perdagangan pun selalu menekankan kepada pedagang agar benar-benar disiplin menerapkan protokol kesehatan.
Pemerintah sendiri sudah berupaya memberikan fasilitas-fasilitas agar pedagang maupun pengunjung tertib menerapkan protokol kesehatan, diantaranya tempat cuci tangan dan pengaturan jarak.
Kasus penularan yang terjadi di beberapa pasar tradisional, kata Fravarta, harus menjadi pembelajaran bagi pedagang dan pembeli di pasar lain bahwa penularan masih terjadi.
"Sudah beberapa pasar terpapar positif Covid-19.
Itu untuk pelajaran pedagang pasar lain bahwa Covid-19 nyatanya masih ada dan sudah banyak yang terkena.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/dinas-perdagangan-kota-semarang-memberi-garis-kuning-sebagai-penanda-pasar-jatingaleh.jpg)