Breaking News:

Berita Ungaran

Divonis 4 Bulan, Penolak Jenazah Perawat Dikubur di TPU Siwarak Siwakul Ungaran Kapok Jadi Ketua RT

Tri Atmojo Hanggoro Purbosari, satu dari tiga terdakwa penolak jenazah perawat RSUP Kariadi meninggal karena corona dikubur di TPU Siwarak, Siwakul, B

Tribun jateng/akbar hari mukti
Sidang putusan penolak jenazah di PN Ungaran, Senin (27/7/2020). 

Para terdakwa disebut Kusumandityo menerima vonis 4 bulan penjara sesuai sidang putusan di PN Ungaran.

"Para terdakwa sudah menerima keputusan itu. Kami di sini hanya mendampingi, dan itu lah keadilan bagi para terdakwa."

"Karena mereka menerima, kami sebagai penasihat hukum apa boleh buat, kita tak bisa memaksakan," jelasnya.

Terpisah, Kasi Intel Kejaksaan Negeri Kabupaten Semarang, Darojad mengatakan jaksa penuntut umum masih pikir-pikir menanggapi vonis 4 bulan tersebut.

Menurut Darojad, vonis lebih ringan dari tuntutan yang disampaikan, yakni tujuh bulan penjara.

"Kami pikir-pikir dulu. Karena ada waktu tujuh hari. Kami tengok lagi, sampai tujuh hari ke depan batas maksimalnya di situ," paparnya.

Sebelumnya tiga terdakwa kasus penolakan jenazah perawat RSUP Kariadi meninggal karena corona dikubur di TPU Siwarak, Siwakul, Bandarjo, Ungaran Barat, Kabupaten Semarang, masing-masing Tri Atmojo Hanggoro Purbosari, Bambang Sugeng Santoso, dan Sutiadi, mendapat vonis hukuman penjara selama empat bulan.

Vonis tersebut lebih rendah dari tuntutan jaksa penuntut umum (JPU) yakni 7 bulan.

Hal itu terungkap di sidang putusan kasus penolakan jenazah yang digelar di Pengadilan Negeri Ungaran, Senin (27/7/2020) siang.

"Menjatuhkan pidana terhadap para terdakwa, oleh karena itu dengan pidana penjara masing-masing selama 4 bulan dan denda masing-masing Rp100 ribu subsider 1 bulan penjara," jelas Hakim Ketua, Muhammad Ihsan Fathoni.

Halaman
123
Penulis: akbar hari mukti
Editor: Catur waskito Edy
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved