Breaking News:

Pembunuhan Satu Keluarga di Baki

Berkas Perkara Pembunuhan Satu Keluarga di Baki Sukoharjo Segera Dilimpahkan Kejaksaan

Pihak kepolisian akan segera limpahkan berkas tersangka kasus pembunuhan satu keluarga di Slemben.

Tribun Jateng/ Agus Iswadi
Reka ulang adegan pembunuhan satu keluarga di Mapolres Sukoharjo pada Kamis (27/8/2020). 

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Pihak kepolisian akan segera limpahkan berkas tersangka kasus pembunuhan satu keluarga di Slemben RT 1/5 Desa Duwet Kecamatan Baki kepada Kejaksaan Negeri Kabupaten Sukoharjo.

Sebelumnya jajaran Polres Sukoharjo telah menggelar rekonstruksi kasus pembunuhan satu keluarga yang dilakukan oleh Henry Taryatmo (41) di Mapolres Sukoharjo pada Kamis (27/8/2020).

Satu keluarga itu terdiri dari pasangan suami istri, Suranto (42) - Sri Handayani (36) dan kedua anaknya Rafael (9) serta Dinar (5).

Hutang Rp 60 Juta Dibayar Pakai 4 Nyawa Keluarga di Baki Sukoharjo

Dengan Logo Mirip PAN, Ini Nama Partai Baru Amien Rais

Baru Lahir Keene Atharrazka Adhitya Anak Citra Kirana Punya Akun IG, Followers-nya 75 ribu

1 WNI Tewas Ditembak Petugas APM Malaysia, Menteri Retno Marsudi Minta Investigasi Secara Transparan

Dalam reka ulang itu, Henry memperagakan sebanyak 50 adegan aksi pembunuhan yang dilakukannya terhadap keluarga teman dekatnya Suranto. Empat orang meninggal dunia usai ditusuk pisau dapur oleh Henry pada Rabu (19/8/2020) dini hari itu.

Dari hasil visum, empat korban mengalami luka tusuk sebanyak 3-7 kali. Tusukan rata-rata mengenai organ vital korban seperti jantung dan ulu hati.

Kasatreskrim Polres Sukoharjo, AKP Nanung Nugroho menyampaikan, saat ini pihak kepolisian sedang mempersiapkan berkas-berkas tersangka sebelum dilimpahkan kepada Kejaksaan Negeri Sukoharjo.

"Alat bukti sudah lengkap. Ini mempersiapkan berkas-berkas. Rencana pekan depan akan dilimpahkan ke Kejaksaan," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Jumat (28/8/2020).

Tersangka nekat menghabisi nyawa satu keluarga teman dekatnya itu karena dilatarbelakangi masalah hutang. Henry memiliki hutang kepada orang lain sekitar Rp 60 juta lebih.

Usai melakukan aksi pembunuhan, pelaku lantas membawa kabur mobil korban dan menjualnya kepada orang lain senilai Rp 82 juta.

Sebelumnya Kapolres Sukoharjo, AKBP Bambang Yugo Pamungkas mengungkapkan, uang penjualan mobil itu digunakan pelaku untuk membayar hutang dan sisanya digunakan untuk keperluan lain.

"Pelaku diancam Pasal 365 KUHP, 338 KUHP dan 340 KUHP. Hukuman maksimal seumur hidup hingga hukuman mati," pungkasnya. (Ais)

Viral Video Wakil Ketua Muhammadiyah Kota Pekalongan Meninggal Saat Salat di Masjid

Pasangan Tino-Mustamsikin Resmi Maju Pilkada Kendal 2020 dari PDI Perjuangan

Video Perajin IKM Logam Tegal Bertemu dengan Industri Besar

Gading Marten Hanya Mau Terima Peran Ini Jika Ditawari Main Film oleh Ernest Prakasa

Penulis: Agus Iswadi
Editor: Daniel Ari Purnomo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved