Berita Pendidikan
Relawan Pendidikan: Di Luar Negeri Saya Bingung Gaji Mau Buat Apa
Kemendikbud gencar menyerukan agar mahasiswa asal Indonesia pulang setelah selesai menjalani studi
Penulis: budi susanto | Editor: muslimah
Sementara itu, Aji Nawung Brata, warga Purwodadi yang pernah menjadi relawan pendidikan di Klosko, Polandia, mengaku, sebelum meminta pelajar Indonesia di luar negeri pulang untuk mengabdi, jaminan masa depan wajib diberikan oleh pemerintah terlebih dahulu.
"Karena kondisinya sangat timpang, di tempat saya mengajar dulu, semua fasilitas diberikan, tidak hanya transpotasi, bahkan tempat tinggal untuk guru.
Hal itu untuk menjamin kehidupan para pengajar, kalau diterapkan di Indonesia pasti banyak yang mau mendedikasikan diri untuk dunia pendidikan," kata Aji.
Ia menambahkan, meski gaji yang ia terima tak seberapa, namun fasilitas yang diberikan membuat para pengajar merasa nyaman.
"Gaji saya waktu mengajar di Polandia 2013 lalu hanya Rp 2,8 juta. Namun uang tersebut bingung mau untuk apa, karena transpotasi, rumah, makan dan fasilitas yang berkaitan dengan pembelajaran sudah dicukupi," tambahnya. (bud)