Breaking News:

DPRD Kabupaten Pekalongan

Cerita Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan yang Sembuh dari Covid-19: Kumur Air Garam Hangat

Ada pengalaman tak terlupakan bagi pasien Covid-19 yang sudah sembuh, seperti Ketua DPRD Kab Pekalongan Hindun.

TRIBUN JATENG/INDRA DWI PURNOMO
Hindun, Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan 

Hidun menekankan, bahwa penyakit Covid-19 bukanlah sebuah aib sehingga penderita tidak boleh stres agar tidak memperburuk kondisi kesehatan.

"Di ruang isolasi harus mengikuti anjuran dari dokter dan teman-teman nakes. Kalau stres, nanti imun tubuh menurun. Berteman aja sama teman-teman nakes, pelayanannya di rumah sakit juga bagus karena yang harus dijaga dari pasien covid-19 itu jangan sampai stres."

"Memang sering kali, pasien Covid-19 dikucilkan dan merasa sendiri. Tapi, harusnya jangan begitu karena itu bukan aib, ini stigma masyarakat yang harus dihilangkan dan harusnya kita memberikan support serta gotong-royong," pesannya.

Selain itu juga, ada kekhawatiran masyarakat yang mengatakan bahwa penderita Covid-19 apabila meninggal dunia itu tidak disalatkan.

Menurutnya, hal itu adalah tidak benar.

"Ini yang harus disosialisasikan oleh nakes, bahwa pasien Covid-19 yang meninggal dunia kan bisa disalatkan jarak jauh. Misalnya, jenazahnya berada di mobil. Kita, salatkan dari luar mobil dengan jarak kan bisa, yang tidak boleh itu kalau pegang."

"Saya tekankan lagi, bahwa orang yang terpapar Covid-19 itu bukan aib. Siapa saja bisa kena dan tidak memandang pejabat atau orang miskin," pungkasnya.

Hidun berharap kepada masyarakat tetap menjaga protokol kesehatan dengan selalu memakai masker, jaga jarak, dan rajin cuci tangan dengan air yang mengalir. (*)

Penulis: Indra Dwi Purnomo
Editor: sujarwo
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved