PSIS Semarang
Ini Kenangan yang Tak Akan Terlupakan Striker PSIS Semarang Hari Nur Yulianto
Striker PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto mengenang tiga gol yang ia sumbang dalam perebutan tempat ketiga Liga 2 2017 silam kontra Martapura FC yang b
Penulis: Franciskus Ariel Setiaputra | Editor: muh radlis
TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Striker PSIS Semarang, Hari Nur Yulianto mengenang tiga gol yang ia sumbang dalam perebutan tempat ketiga Liga 2 2017 silam kontra Martapura FC yang berlangsung di Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA).
Seperti diketahui, pada Sabtu (28/11/2020) kemarin, tepat tiga tahun sudah pertandingan tersebut berlalu sekaligus menandai PSIS kembali ke kasta tertinggi sepakbola nasional usai delapan musim berada di kompetisi Liga 2.
Pertandingan pada waktu itu berjalan dramatis hingga harus dilanjutkan ke babak extra time.
Baca juga: Pak Guru Menangis Karena Semua Siswa Tak Muncul di Kelas Online, Ponsel Mereka Matikan
Baca juga: Wakil Bupati Karanganyar Menikah dengan Dokter Puskesmas, Tersipu Saat Ditanya Bulan Madu
Baca juga: Dikabarkan Perangkat Desa di Sragen Terjaring Razia Bersama 3 Janda Dalam Hotel, Ini Faktanya
Baca juga: Wajah Preman Eks Terminal Terboyo Semarang yang Diringkus Setelah Jotos Penumpang Bus
Selain penampilan supersub PSIS waktu itu Andrid Wibawa yang menjadi penentu kemenangan, Hari Nur Yulianto juga tampil dalam performa terbaiknya dengan mencetak tiga gol dalam laga itu.
Ia mengaku tiga golnya pada waktu itu memang yang paling berkesan semasa membela PSIS sejak musim 2013 silam.
"Lawan Martapaura FC salah satu yang paling berkesan dalam karir saya.
Mencetak hattrick waktu itu tidak bisa diungkapkan bagaimana rasanya," kata Hari Nur dalam diskusi yabg ditayangkan akun Youtube resmi PSIS.
"Perasaan pasti campur-campur. Bahagia, bisa cetak hattrick di pertandingan terakhir dan membawa PSIS lolos ke Liga 1.
Pastinya sangat berkesan buat saya," ucapnya.
Sepanjang kompetisi Liga 2 berlangsung saat itu, Hari Nur bisa dikatakan tidak menjalani musim secara sempurna.
Hari Nur tercatat sempat absen karena hukuman dari Komdis PSSI, ia juga aempat beberapa kali absen karena cedera hamstring.
Soal drama di partai kontra Martapura FC, pada waktu itu PSIS sempat tertinggal 3-4.
Namun jelang berakhirnya waktu normal PSIS mampu menyamakan kedudukan menjadi 4-4 lewat Hari Nur pada menit ke 85.
Dua gol lainnya dicetak Andrid Wibawa di babak extra time.
"Kami sempat tertinggal 4-3 di menit 80, kami pemain terus terang cukup down.
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/striker-psis-semarang-hari-nur-yulianto-merayakan-gol-ketiga-yang-ia-cetak-dalam-la.jpg)