Breaking News:

Berita Kudus

Begini Cara Tim Penyelamat Temukan Jasad Korban Berputar-putar Kena Arus ‎Bawah Jembatan 9 Kudus

Jasad korban tenggelam, Taufik Handi (17), warga Tenggeles RT 04 RW 02, ditemukan terjebak arus di bawah Jembatan 9 sekitar pukul 14.00, Desa Kesambi,

TRIBUN JATENG/RAKA F PUJANGGA
Jasad korban tenggelam, Taufik Handi (17), warga Tenggeles RT 04 RW 02, ditemukan terjebak arus di bawah Jembatan 9 sekitar pukul 14.00 

TRIBUNJATENG.COM, KUDUS - Jasad korban tenggelam, Taufik Handi (17), warga Tenggeles RT 04 RW 02, ditemukan terjebak arus di bawah Jembatan 9 sekitar pukul 14.00, Desa Kesambi, Kecamatan Mejobo, Kabupaten Kudus, Selasa (8/12/2020).

Samiono (49) warga Kesambi, memiliki ide untuk membuat barisan hingga 20 orang penyelamat.

Setelah melakukan lima kali penyusuran dari Jembatan 7 hingga Sungai Jeratun tidak membuahkan hasil.

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini 8 Desember: Setelah Telepon, Aldebaran Senyum-senyum Sendiri Mengingat Andin

Baca juga: Ayah di Tegal Dilaporkan ke Polisi karena Sebar Foto Seronok Anak Kandung yang Masih di Bawah Umur

Baca juga: Ombak Besar Jadi Berkah, Warga Tegal Ramai-ramai Berburu Kerang Bangkang 

Baca juga: Respons Habib Rizieq Shihab Atas Tewasnya 6 Pengawalnya, Munarman: Beliau Sangat Sedih

Sehingga Samiono menjadi ketua tim penyelamat ‎membuat barisan menyusuri sungai tersebut.

"Ya seperti angon bebek, kami membuat barisan. Ide saya diterima dan ditunjuk jadi tim. Karena sudah lima kali penyusuran tidak membuahkan hasil," ujar dia.

Saat tengah berjalan menyusuri dari Jembatan 7, jasad korban sudah ditemukan di bawah kaki Jembatan 9.

"Jasadnya itu bolak-balik, kena arus air sungai nggak bisa keluar. Muter disitu saja. Kemudian saya tarik ke atas," jelas dia.

Jasad korban kemudian dimasukkan ke dalam kantong mayat dan dibawa ke Puskesmas Mejobo.

Dokter Puskesmas Mejobo, dr. Ismiyati menyampaikan tidak ada luka pada tubuh korban.

Pihaknya memprediksikan korban meninggal karena kehabisan udara saat berada di bawah arus sungai.

"‎Kondisi tubuh korban baik, tidak ada luka. Kemungkinan meninggal dunia karena kehabisan nafas," ucapnya. (raf)

Baca juga: Ikatan Cinta Malam Ini 8 Desember: Setelah Telepon, Aldebaran Senyum-senyum Sendiri Mengingat Andin

Baca juga: CCTV di Lokasi Penembakan 6 Anggota FPI Rusak, Polisi Punya Bukti CCTV: Nanti Saya Lihatkan

Baca juga: Pemkab Karanganyar Akan Sosialisasikan Program Vaksinasi Covid-19

Baca juga: Polisi Ungkap Identitas Mayat Korban Mutilasi di Bekasi, Pria 24 Tahun, Keluarga Sudah Dihubungi

Penulis: raka f pujangga
Editor: muh radlis
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved