Breaking News:

Berita Sukoharjo

Kronologi Kecelakaan Mobil Kijang Remuk Tabrak Bus di Sritex Sukoharjo

Kecelakaan melibatkan mobil Kijang dan Bus di perempatan pabrik Sritex Kabupaten Sukoharjo.

Istimewa
Kecelakaan melibatkan mobil Kijang dan bus di perempatan Sritex Kabupaten Sukoharjo, Selasa (5/1/2021). (IG infocegatansukoharjo) 

Kecelakaan melibatkan mobil Kijang dan Bus di perempatan pabrik Sritex Kabupaten Sukoharjo.

TRIBUNJATENG.COM, SUKOHARJO - Kecelakaan antara Toyota Kijang Vs Bus terjadi di perempatan Kawasan Pabrik Sritex, Kecamatan Sukoharjo Kota, Selasa (5/1/2021) pukul 07.15 WIB.  

Informasi yang dihimpun TribunSolo.com, awalnya dari arah timur jalan Rajawali Bus berjalan menyebrang ke Utara.

Sementara, mobil kijang melaju dari arah utara. 

Baca juga: Jangan Mau Masuk Terminal Terboyo Semarang Lagi, Banyak Preman dan Calo Tiket: Pakai Terminal Resmi

Baca juga: Kecelakaan di Tol Tembalang Semarang, Nofa Tewas Tergencet Bodi Mobil

Baca juga: Ganjar Coba Pakai GeNose C19 Pendeteksi Corona Karya UGM, Hasilnya Negatif, Cukup 3 Menit

Baca juga: Mbah Margono Solo Hilang, Tetangga Dengar Suara Rintihan, Ternyata Terjepit di Sela Rumah

Saat sampai di perempatan Kawasan Pabrik Sritex tersebut mobil kijang tiba-tiba menabrak bagian body belakang sebelah kanan bus. 

Hasilnya kondisi kijang remuk di bagian depan dan kaca pecah. 

Kapolsek Sukoharjo Kota AKP Gerry Armando mengatakan, benar ada kecelakaan tersebut. 

Korban Joko Sunyoto (56) warga Gedungan Wotgaleh, Sukoharjo

Saat ini korban hanya mengalami luka ringan, sudah dilarikan ke rumah sakit. 

"Korban luka ringan, tadi langsung kami evakuasi ketika kejadian karena dekat dengan Polsek," papar dia. 

AKP Gerry mengatakan, sebelum dievakuasi korban sempat terdiam sebentar dalam mobil. 

Informasi ini juga diunggah akun instagram citizen journalism infocegatansukoharjo.

Berikut isi postingannya:

(*)

Artikel ini telah tayang di Tribunsolo.com dengan judul Kecelakaan Mobil Kijang vs Bus Rajawali di Sukoharjo: Kaca Remuk, Begini Kronologi Lengkapnya

Baca juga: Harga Cabai Rawit di Pekalongan Meroket Tembus Rp 80 Ribu per Kilogram

Baca juga: 4 Hari Berlalu, Identitas Mayat Perempuan di Bengawan Solo Masih Misterius

Baca juga: Covid-19 di Temanggung Naik 152 Kasus Pasca Natal dan Tahun Baru

Baca juga: Herjunot Ali Kapok Pacaran: I Think Its Stupid

Sumber: Tribun Solo
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved