Selasa, 5 Mei 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Susul Huawei, Xiaomi Juga Terkena Blacklist AS, Dituding Milik Perusahaan Militer China

Xiaomi, produsen smartphone asal China, telah masuk dalam blacklist atau daftar hitam perdagangan Amerika Serikat (AS) menyusul Huawei.

Tayang:
Editor: m nur huda
androidauthority.com
ILUSTRASI Xiaomi. Produsen smartphone asal China ini masuk daftar hitam perdagangan AS karena dianggap sebagai perusahaan militer komunis China. 

Tanggapan Xiaomi

Menanggapi blacklist AS, Xiaomi membantah terafiliasi oleh militer China.

Pembuat ponsel yang dijuluki Apple-nya China ini boleh dibilang berhasil mengukir namanya sebagai pabrikan ponsel dengan spesifikasi premium, namun harganya terjangkau.

Tak heran, perusahaan memegang posisi teratas di beberapa pasar handset, seperti di India.

Xiaomi juga merupakan salah satu klien terkemuka dari dua pengembang chip seluler terbesar di dunia, Qualcomm AS dan Mediatek Taiwan.

Smartphone andalan terbarunya dengan tipe Mi 11 yang diluncurkan pada Desember lalu menggunakan prosesor seluler paling premium Qualcomm, sistem-on-chip Snapdragon 888 5G.

Investor utama dari AS

Sementara itu, Trump telah menuduh China semakin mengeksploitasi ibu kota AS.

Menyusul blacklist terhadap Xiaomi, Trump melarang warga AS untuk memiliki sekuritas secara langsung atau melalui dana, di perusahaan yang dianggap memiliki hubungan dengan militer China.

Larangan itu berlaku mulai 11 Januari 2021 kemarin.

Sedangkan bagi investor yang telanjur memiliki aset secara itu, diberi waktu hingga November 2021 untuk melepaskan/menjualnya.

Tercatat, investor utama Xiaomi berasal dari AS.

Beberapa di antaranya seperti Vanguard Group, BlackRock Institutional Trust Company, Wells Capital Management, dan Geode Capital Management.

Atas perintah Trump, harga saham perusahaan turun 9 persen di bursa Hong Kong.

Peralatan chip

Sumber: Warta Kota
Halaman 2/3
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved