Berita Internasional
Susul Huawei, Xiaomi Juga Terkena Blacklist AS, Dituding Milik Perusahaan Militer China
Xiaomi, produsen smartphone asal China, telah masuk dalam blacklist atau daftar hitam perdagangan Amerika Serikat (AS) menyusul Huawei.
Selain Xiaomi, Departemen Pertahanan AS juga menyebut beberapa perusahaan yang terafiliasi dengan militer China.
Di antaranya termasuk Advanced Micro-Equipment Fabrication Co atau dikenal sebagai AMEC.
AMEC merupakan salah satu unggulan nasional China dalam peralatan chip.
Perusahaan ini telah terdaftar di papan STAR tech-heavy Shanghai sejak 2019.
SMIC dan Yangtze Memory Technologies, telah mempercepat penggunaan peralatan chip buatan sendiri seperti yang diproduksi oleh AMEC, untuk mengurangi ketergantungan mereka pada peralatan Amerika.
Pabrikan pesawat
Perusahaan lainnya yang masuk daftar hitam adalah Commercial Aircraft Corporation of China.
Pabrikan pesawat itu ditujukan untuk bersaing dengan Boeing dan Airbus.
Sejauh ini, tak kurang lebih dari 40 entitas China telah dicurigai sebagai perusahaan militer.
Termasuk di antaranya operator seluler China Mobile dan China Telecom, pembuat kamera pengintai top dunia Hikvision, serta pembuat pembuat server China terkemuka, Inspur.(*)
Artikel ini telah tayang di Wartakotalive dengan judul Diduga Perusahaan Militer Komunis, Xiaomi Masuk Blacklist AS, Susul Huawei dan Pabrik Pesawat China
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/ilustrasi-xiaomi.jpg)