Breaking News:

Berita Regional

4 Dukun Bertindak Mencari Dandi Dimakan Buaya Hidup-hidup, Tancapkan Kayu dan Baju Korban di Lokasi

Pencarian Dandi (20) yang menjadi korban serangan buaya, harus melibatkan dukun.

(posbelitung/suharli)
Dukun saat melakukan ritual di bibir pantai guna mencari korban serangan buaya, Selasa (26/1/2021) 

TRIBUNJATENG.COM - Pencarian Dandi (20) yang menjadi korban serangan buaya, harus melibatkan dukun.

Ritual adat dilakukan dengan tujuan keberadaan korban dapat diketahui.

Tak hanya satu, tetapi empat dukun yang  turun melakukan ritual adat untuk mencari Dandi korban serangan buaya di Teluk Merambai, Tanjunglabun, Desa Limbongan, Belitung Timur.

Asyik Memancing, Dandi Dimakan Buaya Hidup-hidup di Depan Adik Ipar

Rekaman CCTV Kecelakaan di Tegal, Pemotor Mio Tewas Terlindas Truk Paket

Menteri Nadiem Isyaratkan Pembelajaran Tatap Muka di Sekolah Dibuka, Apakah Jateng Siap?

Sriyanto Karanganyar Lepas 14 Tanaman Hias Ditukar Mobil Yaris 2013: Ada Florida Beauty, Monstera

Keempat dukun atau tokoh adat ini dilibatkan karena daerah tersebut merupakan perbatasan teritorial.

Keempat dukun ini adalah Kik Sadi (Dukun Kampong Limbongan), Dukun Air dan Dukun Buaya Desa Batu Penyu dan dukun air Kampong Batu Air.

Saat proses pencarian, dukun tampak turun ke air.

Menurut kepercayaan, para dukun air iini sedang berkomunikasi dan meminta petunjuk di mana keberadaan korban.

Pantauan posbelitung.co, warga pun berjejer di atas pelabuhan melihat dukun air itu beraksi.

Dia tampak mengahadap ke arah batas air dan daratan.

Dukun lainnya juga meminta pakaian yang dikenakan korban agar ditancapkan di sebatang kayu tepat di lokasi korban diterkam.

Halaman
1234
Editor: galih permadi
Sumber: Pos Belitung
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved