Breaking News:

Berita Karanganyar

Tawangmangu Lengang di Hari Pertama Gerakan Jateng di Rumah Saja

Situasi lalu lintas di wilayah Kecamatan Tawangmangu lengang saat hari pertama Gerakan Jateng di Rumah Saja.

Tribun Jateng/Agus Iswadi
Situasi lalu lintas di seputaran Bundaran HI atau Bundaran Cicoa Kalisoro Tawangmangu Karanganyar, Sabtu (6/2/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KARANGANYAR - Situasi lalu lintas di wilayah Kecamatan Tawangmangu, Karanganyar, lengang saat hari pertama Gerakan Jateng di Rumah Saja.

Dari pantauan Tribunjateng.com di simpang tiga Keprabon Kecamatan Karangpandan, arus lalu lintas dari arah Solo menuju ke Tawangmangu dan Ngargoyoso terpantau landai.

Tidak terlihat kepadatan arus lalu lintas layaknya saat akhir pekan.

Pondok Pesantren Al Iksan Meledak, Hampir Seluruh Bangunan Rusak, Santri Diungsikan

Diduga Stres Diusir Keluarga, Warga Semarang Gantung Diri di Pohon Waru Saat Banjir

Selain Baju Seksi Andin Ikatan Cinta, Netizen Juga Kritik 2 Adegan Ini: Ga Pantes Depan Mahasiswa

Profil dan Biodata Adi Sastro Pacar Asli Glenca Chysara, Main Bareng di Sinetron Ikatan Cinta

KBO Satlantas Polres Karanganyar, Ipda Anggoro menyampaikan, anggota telah melakukan patroli di beberapa titik mulai dari Solo-Tawangmangu, Solo-Sragen dan jalan tol yang masuk wilayah Karanganyar, arus lalu lintas cenderung mengalami penurunan.

"Mungkin efek dari SE Gubernur Jateng, gerakan Jateng di rumah saja.

Ada penurunan sekitar 50 persen, yang biasanya Sabtu meriah, tapi Sabtu ini Karanganyar mengalami penurunan arus lalu lintas," katanya saat dihubungi Tribunjateng.com, Sabtu (6/2/2021).

Dia menuturkan, beberapa kendaraan terutama roda empat yang menuju ke arah Tawangmangu, mungkin pengunjung yang sudah terlanjur pesan hotel.

"Mungkin yang ke Tawangmangu itu yang sudah booking hotel karena kan hotel tidak tutup," ucapnya.

Sementara itu, meskipun Dinas Pariwisata Pemuda dan Olahraga (Disparpora) tidak menerbitkan surat edaran baru terkait adanya gerakan Jateng di rumah saja pada 6-7 Februari 2021, jumlah pengunjung tempat wisata cenderung mengalami penurunan. Seperti halnya di Grojogan Sewu.

Operasional objek wisata dibatasi hingga pukul 15.00 dan kapasitas jumlah pengunjung sebesar 30 persen dari kapasitas normal serta menerapkan protokol kesehatan.

Pengelola Grojogan Sewu, Sukirdi mengatakan, pengelola mengacu aturan Pemkab Karanganyar terkait operasional objek wisata.

"Hari ini pengunjung 60-an orang," ucapnya.

Menurutnya, adanya gerakan Jateng di rumah saja turut berdampak terhadap penurunan jumlah pengunjung.

Sebelumnya saat PPKM, jumlah pengunjung berkisar 500 -1.000 orang saat akhir pekan.

Sedangkan setelah diberlakukan PPKM, jumlah pengunjung berkisar 200 -500 orang saat akhir pekan. (Ais)

Marco Panari Meninggal, Ibunda Angela Gilsha Kecewa kepada Teman-temannya: Mereka Diam

Patroli Gerakan Jateng di Rumah Saja, Plt Bupati Kudus Hartopo: Bubarkan Kerumunan!

Pedagang Pasar Kliwon Kudus Pilih Tak Berjualan meski Diperbolehkan, Khawatir Tak Ada Pembeli

7 Potret Suasana Kota Tegal di Hari Pertama Jateng di Rumah Saja

Penulis: Agus Iswadi
Editor: M Syofri Kurniawan
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved