Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Penanganan Corona

Yang Sudah Divaksin Bukan Berarti Bebas Covid-19, Prokes Tetap Wajib, Ini Penjelasannya

Bisakah kita melakukan perjalanan atau makan di restoran usai mendapatkan vaksin?

Editor: muslimah
TribunJateng.com/Budi Susanto
Vaksin Sinovac yang diterima Puskesmas Randudongkal Kabupaten Pemalang, beberapa waktu lalu. 

Yang Sudah Divaksin Bukan Berarti Bebas Covid-19, Prokes Tetap Wajib, Ini Penjelasannya

TRIBUNJATENG.COM - Vaksin Covid-19 sudah diedarkan dan mulai disuntikan. Tentunya, hal ini bisa menjadi harapan baru untuk segera mengakhiri pandemi.

Sejak pandemi Covid-19 melanda, kehidupan manusia telah berubah drastis.

Kita tidak bisa lagi bepergian dengan mudah dan harus melakukan aktivitas di dalam rumah.

Bahkan, kita tidak bisa lagi berkumpul dengan teman atau keluarga seperti dulu.

Kita juga tidak bisa makan direstoran favorit atau nongkrong di coffe shop sesuka hati.

Jalur Pantura Semarang Kendal Lumpuh di Mangkang Karena Banjir, Arus Lalin Dialihkan ke Jalan Tol

Kisah Cinta Ikke Nurjanah Dengan Karlie Fu yang Beda Usia 16 Tahun, Ternyata Sudah Deket Lama Lho

BREAKING NEWS: Banjir Genangi Jalan Pantura Mangkang Semarang, Arus Lalu Lintas Lumpuh

Kisah Ajaib di Balik Tukang Rosok Pak Korlianto Selamat Dihantam KRL Solo-Jogja, Sempat Duduk di Rel

Meski demikian, mendapatkan vaksin tidak menjamin kita bebas sepenuhnya dari virus corona

Bisakah kita melakukan perjalanan atau makan di restoran usai mendapatkan vaksin?

Meski telah mendapatkan vaksinasi, kita tetap tidak bisa melakukan perjalanan sesuka hati.

Jika benar-benar harus melakukan perjalanan, kita tetap perlu menerapkan protokol kesehatan dan melakukan tes untuk memastikan bahwa kita bebas dari virus.

Kita juga tetap tidak bisa makan di restoran favorit sesuka hati.

Pasalnya, ketika makan tentu kita tidak bisa memakai masker yang bisa meningkatkan risiko penyebaran virus.

Selain itu, sebagian besar restoran atau coffe shop belum tentu memiliki ventilasi udara yang baik.

Padahal, ventilasi udara yang buruk bisa meningkatkan risiko penyebaran virus.

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit AS (CDC) juga menyarankan agar kita menghindari ruangan dengan ventilasi udara yang buruk untuk mencegah infeksi Covid-19 dan menularkannya ke orang lain.

Halaman
12
Sumber: Kompas.com
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved