Berita Kesehatan
Jarak Ideal Antara Makan Malam dan Tidur, Jangan Sampai Muncul Masalah Pencernaan
Berbaring setelah makan dapat menyebabkan gejala refluks, yang menyebabkan rasa tidak nyaman di dada dan rasa pahit di mulut
Tidak semua orang sensitif terhadap kafein, tetapi jika tubuhmu sensitif, pertimbangkan untuk membatasi konsumsinya hanya di pagi hari saja.
Untuk itu, kita disarankan untuk tidak langsung tidur setelah makan. Namun, camilan ringan secara umum tidak bermasalah.
Sebuah studi tahun 2015 yang dipublikasikan di jurnal Nutrients menyimpulkan bahwa camilan kecil, yakni dengan 150 kalori atau kurang, bahkan mungkin bermanfaat untuk sintesis protein otot dan kesehatan kardiometabolik.
Jarak waktu makan dan tidur
Jika memang berbaring setelah makan bisa memicu berbagai dampak buruk terhadap kesehatan, berapa jarak waktu ideal antara makan malam dan tidur?
Menurut Verywell Health, sebagai pedoman umum, ahli gizi akan memintamu untuk menunggu sekitar tiga jam antara waktu makan terakhir dan waktu tidur.
Waktu tersebut memungkinkan pencernaan bekerja dengan optimal dan memindahkan isi perut ke usus kecil.
Hal ini dapat mencegah masalah seperti heartburn di malam hari atau insomnia.
Sedangkan menurut sebuah penelitian yang dipublikasikan di American Journal of Gasteoenterology, pasien dengan GERD dianjurkan untuk menunggu tiga jam setelah makan sebelum berbaring.
Setelah makan, Anda bisa terlebih dahulu melakukan aktivitas ringan, seperti mencuci piring, atau membersihkan dan merapikan rumah.
Berjalan kaki ringan setelah makan juga diyakini dapat memberikan manfaat kesehatan, termasuk memperlancar pencernaan, meningkatkan kesehatan jantung, mengelola gula darah, meregulasi tekanan darah dengan lebih baik, serta memicu penurunan berat badan.
Namun, bukan berarti jogging atau lari adalah pilihan yang lebih baik.
Baca Juga: Padahal Kondisinya Sangat Sehat dan Bugar, Remaja yang Dicintai Banyak Orang Ini Tiba-tiba Meninggal Saat Memasak Makan Malam
Olahraga terlalu intens setelah makan malah bisa menyebabkan sakit perut.
Tubuh setiap orang akan merespons secara berbeda-beda.