Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Karanganyar

Kisah Penjual Benalu Teh di Kemuning Karanganyar, Awalnya Tak Tahu Ada Khasiatnya

Adit sapaan akrabnya baru mengetahui tumbuhan yang dianggap liar itu memiliki khasiat setelah diberitahu oleh tetangganya. Di pekarangan rumahnya semu

Penulis: Agus Iswadi | Editor: m nur huda
Tribun Jateng/Agus Iswadi
Adit saat memilah daun benalu teh kering di rumahnya Ngadirejo RT 5 RW 2 Desa Kemuning Kecamatan Ngargoyoso Kabupaten Karanganyar. 

Dalam memanen benalu teh tidak bisa dilakukan setiap hari, paling tidak butuh satu hingga dua bulan untuk sekali panen. 

Sebelum dijual, daun benalu teh yang sudah dipanen dijemur dalam ruangan selama 3-5 hari.

Apabila sedang musim hujan membutuhkan waktu sekitar 1 minggu untuk proses pengeringan.

Dia menjelaskan, dalam sekali panen memang tidak bisa menghasilkan daun benalu yang banyak.

Dalam sekali panen dia paling tidak dapat menghasilkan sekitar 10 bungkus mika berisi daun benalu kering.

"Bedanya dengan daun teh itu, benalu teh yang sudah tua warnanya polos dan agak lembek. Warna daunya tidak seperti teh, jadi hijau muda. teh kan agak pekat," ungkap Adit. 

Dia mengungkapkan, benalu teh dipercaya memiliki khasiat untuk membantu penyembuhan pasca operasi, membantu penyembuhan kanker, gondok, ambien, asam urat dan lainnya. 

"Saya jualnya hanya benalu teh kering. Campurannya tergantung pembeli, sesuai kebutuhan," ujarnya. 

Dalam proses pembuatan, paling tidak membutuhkan 3-5 lembar daun benalu teh kering dan direbus dengan air sekitar 500 ml. Hasil dari rebusan tersebut dapat diminum 3 kali sehari. (Ais)

Sumber: Tribun Jateng
Berita Terkait
Ikuti kami di
AA

Berita Terkini

Berita Populer

© 2025 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved