Berita Internasional
Muncul Kesaksian Baru Atas Pembunuhan Malcolm X, Keluarga Minta Penyelidikan Kembali Dibuka
Kesaksian baru itu mengungkap bahwa polisi New York dan FBI terlibat dalam pembunuhan Malcolm X alias El Hajj Malik El Shabazz pada 21 Februari 1965.
NYPD mengaku tetap berkomitmen untuk membantu tinjauan itu dengan cara apa pun, terang seorang juru bicara.
Adapun Kantor FBI di New York tidak menanggapi permintaan komentar dari AFP. (*)
Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Ada Kesaksian Baru atas Kematian Malcolm X, Pihak Keluarga Minta Penyelidikan Dibuka Kembali"
Baca juga: Dapat Rp 134 Miliar dari Proyek Waduk Kuningan, Warga Borong 300 Motor dan Mobil
Baca juga: Terdengar Dentuman 2 Kali Diikuti Getaran, Warga dan Pengungsi di Sukabumi Berlarian Keluar Rumah
Baca juga: Amanda Manopo Tiba-tiba Curhat Tengah Ketakutan karena Seseorang: Hari Ini Dia Ancam
Baca juga: Seorang Kepala Sekolah Dikeyok Warga hingga Tewas Setelah Digerebek di Rumah Istri Orang