Berita Semarang
Inilah 3 Pasangan Kepala Daerah yang Akan Dilantik Gubernur Ganjar Secara Langsung Besok
Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan melantik 17 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020 pada Jumat (26/2/2021) besok.
Penulis: mamdukh adi priyanto | Editor: galih permadi
TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo akan melantik 17 kepala daerah hasil Pilkada Serentak 2020 pada Jumat (26/2/2021) besok.
Pelantikan akan digelar secara hybrid, yakni ada yang dilakukan secara langsung, ada yang melalui daring.
Ganjar mengatakan nantinya yang akan dilantik secara langsung hanyalah bupati/wali kota terpilih yang ada di wilayah Semarang Raya.
Baca juga: Wajah Bripka CS Cornelius Tembak Mati Pratu TNI Martinus & Pegawai Cafe: Tolak Bill Rp 3,35 Juta
Baca juga: Jelang Subuh, Bripka CS Polisi Mabuk Tembak Mati 3 Orang di Cafe, 1 Anggota TNI, Ini Kronologinya
Baca juga: Allahuakbar! Lily Terkejut Uang Rp 3,5 Juta di Celengan Rusak dan Terkoyak, Ternyata Ini Penyebabnya
Baca juga: Kecelakaan Beruntun di Tanjakan Silayur Ngaliyan Semarang, Truk Terguling 2 Mobil Ringsek
Yakni Kota Semarang, Kabupaten Semarang, dan Kendal.
Kota Semarang yakni Hendrar Prihadi dan Hevearita Gunaryanti Rahayu, Kabupaten Semarang yakni Ngesti Nugraha dan Basari dan Kabupaten Kendal yakni Dico M Ganinduto dan Windu Suko Basuki.
"Akan kami gelar secara hybrid. Karena saya harus di ibu kota Provinsi, maka yang akan saya undang hanya yang di Semarang Raya.
Yang lainnya nanti melalui daring," kata Ganjar dalam pernyataan tertulis, Kamis (25/2/2021).
Pelantikan tiga pasangan kepala daerah terpilih itu akan dilakukan di Gedung Gradhika Bhakti Praja kompleks Kantor Provinsi Jateng Jalan Pahlawan Kota Semarang.
Sementara calon lain yang dilantik secara daring, nantinya di gedung DPRD daerahnya masing-masing.
Meskipun ada kepala daerah terpilih yang dilantik secara langsung, ia mewanti-wanti tidak boleh banyak yang ikut serta. Hanya boleh membawa keluarga intinya saja.
"Yang lain saya minta tetap di daerah masing-masing dan menyaksikan via daring. Kami ingin acara pelantikan ini betul-betul menjaga protokol kesehatan," tegasnya.
Secara umum, pelaksanaan pelantikan kepala daerah terpilih di Gradhika akan bisa dimanajemen dengan baik apabila hanya diikuti keluarga inti saja.
Sebab, ruangan itu cukup besar untuk acara pelantikan besok.
"Kalau hanya tiga pasangan plus keluarga ini, maka protokol kesehatannya bisa dimanajemen dengan baik," imbuhnya.
Sebanyak 21 daerah di Jateng menggelar pilkada serentak pada tahun 2020 lalu. Dari jumlah itu 17 kepala daerah akan dilantik karena masa jabatannya telah rampung pada 17 Februari 2021 lalu.