Breaking News:

Berita Internasional

Laba-Laba Hijau Polkadot Ditemukan di Taman, Terlihat Menarik dan Cantik

Seekor laba-laba unik ditemukan oleh seorang wanita bernama Deborah Toomey, yang kemudian mempostingnya di laman akun sosial media pribadi miliknya.

Penulis: Alifia Yumna Amri
Editor: abduh imanulhaq
FACEBOOK
Laba-Laba Hijau Polkadot 

TRIBUNJATENG.COM - Seekor laba-laba unik ditemukan oleh seorang wanita bernama Deborah Toomey, yang kemudian mempostingnya di laman akun sosial media pribadi miliknya.

Laba-laba hijau polkadot ini sebelumnya terlihat sedang berada di sebuah tanaman sukulen berwarna hijau, dengan warna yang sangat mirip dengan warna laba-laba hijau polkadot ini.

Arakhnida merupakan Mopsus Mrmon yang juga dikenal sebagai laba-laba pelompat berwarna hijau.

Baca juga: Dua Pria Meninggal Tersambar Petir saat Bermain Ponsel di Menara Perusahaan

Baca juga: Jadwal dan Link Live Streaming Piala Menpora 2021, Ini Harapan Gelandang PSIS Semarang

Baca juga: Sinopsis Shark Night Bioskop Trans TV Pukul 23.30 WIB Serangan Hiu Ganas di Akhir Pekan

Baca juga: Kisah Nahkoda Kapal di Tegal yang Pensiun Dini Karena Kena Radiasi, Kini Sukses Bisnis Olahan Ikan

Laba-laba hijau ini memiliki salah satu ciri khas yakni motif polkadot di bagian depan tubuhnya.

Dalam unggahan foto laba-laba hijau yang ia temukan, Toomey menuliskan bahwa ia menemukan seekor laba-laba lucu yang ia temukan di kebun miliknya beberapa waktu lalu.

Tidak hanya itu ia juga mengungkapkan memiliki berbagai jenis laba-laba yang temukan di kebunnya.

Toomey meminta pengikutnya untuk mencintai laba-laba tersebut.

Beberapa pengikutnya kemudian menanggapi dengan tanggapan yang beragam, salah satunya mengatakan jika laba-laba yang ditemukan Toomey memang jenis laba-laba yang lucu dan menggemaskan yang tidak membuat takut seperti beberapa laba-laba dengan ukuran sangat besar yang ditemukan di beberapa titik di Australia.

Beberapa mengungkapkan kekagumannya dengan laba-laba hijau polkadot tersebut dengan mengatakan laba-laba tersebut sangat manis dan menakjubkan.

Berdasarkan The Australian Museum, laba-laba lompat berwarna hijau polkadot tersebut memiliki ukuran yang relatif kecil dan dapat tumbuh hingga memiliki ukuran 12 mm.

Laba-laba merupakan pemburu di siang hari yang biasanya akan mengintai mangsanya dari kejauhan sebelum menangkapnya hanya dengan sekali lompatan.

Meskipun di beberapa kasus laba-laba mengakibatkan gigitan yang cukup menaykitkan pada manusia, namun laba-laba tersebut tidak beracun dan tidak ada catatan kematian yang disebabkan oleh gigitan Mopsus Mormon.

Sedangkan laba-laba jantan biasanya memiliki warna lebih variatif dan dihiasi pola yang lebih mencolok seperti bintik-bintik yang terlihat pada laba-laba di taman milik Toomey.

Hal ini karena, laba-laba jantan dengan varian warna yang lebih mencolok dan variatif berfungsi untuk menarik dan mengesankan laba-laba betina. (aya/tribunjateng.com)

Baca juga: Mistis! Jangan Kenakan Baju Warna Hijau Muda saat Berkunjung ke Candi Batur Pemalang

Baca juga: Hubungan Memanas, Malaysia Perintahkan Staf Diplomatik Korea Utara Angkat Kaki dalam Waktu 48 Jam

Baca juga: Kisah Nelayan Indonesia yang Disandera Kelompok Teroris Abu Sayyaf di Filipina, Bebas Karena Hal Ini

Baca juga: Bagaimana Warga Tak Mengeluh, Anak Lagi Main Kena Lemparan Kondom Bekas dari Hotel Cynthia Alona

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved