Breaking News:

Berita Internasional

Istana Kerajaan Inggris Larang Publik Beri Karangan Bunga untuk Pangeran Philip

Istana Buckingham meminta publik untuk tidak memberikan penghormatan bunga kepada Duke of Edinburgh di kediaman kerajaan.

AFP
Karangan bunga diletakkan oleh gubernur Victoria Linda Dessau diletakkan di luar Gedung Pemerintah di Melbourne pada 10 April 2021 setelah kematian Pangeran Philip Inggris pada 9 April. 

TRIBUNJATENG.COM - Istana Buckingham meminta publik untuk tidak memberikan penghormatan bunga kepada Duke of Edinburgh di kediaman kerajaan.

Lusinan karangan bunga diletakkan di luar Istana Buckingham setelah kematian Pangeran Philip diumumkan pada tengah hari.

Melansir BBC, staf rumah tangga kerajaan memasang pemberitahuan berbingkai yang mengumumkan kematian Duke di gerbang depan Istana.

Baca juga: Polisi Tegaskan 2 Guru SD yang Ditembak KKB Papua Bukan Intel, Murni untuk Cerdaskan Rakyat

Baca juga: Situasi Terkini Beoga Puncak Mencekam Seusai KKB Papua Bunuh 2 Guru & Bakar Sekolah

Baca juga: Tetap Sehat saat Berpuasa Sekaligus Menurunkan Berat Badan, Ini Tipsnya

Baca juga: Cari Laptop Harga Rp 8 Jutaan? Ini Daftar Bulan April 2021 Berbagai Merek lengkap

Tetapi memo itu dihapus setelah satu jam untuk menghindari pertemuan di tengah pembatasan pandemi Covid.

Keluarga Kerajaan meminta anggota masyarakat agar mempertimbangkan memberikan sumbangan untuk amal daripada meninggalkan persembahan bunga untuk mengenang Pangeran Philip.

Pemerintah telah mendesak orang-orang untuk tidak berkumpul di Istana Buckingham atau Kastil Windsor karena melanggar peraturan virus corona.

Buku Belasungkawa Online

Istana meluncurkan buku belasungkawa online di situs resminya, di mana pihak berwenang mendorong orang untuk meninggalkan pesan, yang pilihannya akan diteruskan ke anggota Keluarga Kerajaan.

Lebih dari 100 karangan bunga mulai dari tandan bunga bakung hingga karangan bunga yang lebih penuh, banyak dengan catatan terlampir dan dua union jack ditempatkan di gerbang oleh para pelayat.

Para pelayan berusaha membentuk sistem antrian yang tertib tetapi mendorong orang-orang untuk tidak membentuk kerumunan besar.

Halaman
123
Editor: m nur huda
Sumber: Tribunnews.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved