Breaking News:

Berita Nasional

Eks Petinggi Gerindra Sebut Gus Yaqut Reinkarnasi Gus Dur, Berpotensi Kandidat Pilpres 2024

Gus Yaqut layak dipertimbangkan dalam partarungan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden 2024, kini ia memuji sosok Gus Yaqut yang getol dalam melawan poli

Editor: m nur huda
Istimewa/Facebook/Yaqut Cholil Qoumas
Menteri Agama (Menag) Yaqut Cholil Qoumas, atau Gus Yaqut 

TRIBUNJATENG.COM - Mantan Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Arief Poyuono kembali memberikan pujiannya terjadap sosok Menteri Agama Yaqut Kholil Qoumas atau Gus Yaqut.

Setelah sebelumnya menganggap Gus Yaqut layak dipertimbangkan dalam partarungan Pemilihan Presiden/Wakil Presiden 2024, kini ia memuji sosok Gus Yaqut yang getol dalam melawan politik identitas, termasuk menjunjung pluralisme.

"Nah, ini dia rival beratnya Cak imin di Pilpres 2024. Populer dan paling getol melawan politik identitas. Ini Gus Yaqut Jangan-jangan reinkarnasi Gus Dur," tulis Arief Poyuono di akun Twitternya, Minggu (11/4/2021).

Baca juga: Kunjungi Gereja Katedral yang Terkena Bom Makassar, Menag Gus Yaqut: Kita Lawan Teror

Baca juga: Menag Gus Yaqut: Masjid Raya Sheikh Zayed Solo Bisa Jadi Mercusuar Syiar Islam

Baca juga: Gus Yaqut Ingatkan Kader LBH Ansor Fokus Dampingi Masyarakat Lemah

Baca juga: Menag Gus Yaqut Diminta Libatkan Kiai Kampung Dalam Menentukan Kebijakan

Pada kesempatan sebelumnya, Arief Poyuono menilai Menteri Agama Yaqut Kholil Qoumas atau Gus Yaqut berpotensi menjadi pesaing Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar sebagai kandidat calon presiden pada 2024.

Poyuono menyatakan itu setelah menanggapi pemberitaan mengenai tingkat kepopuleran Gus Yaqut yang mulai menyalip Cak imin.

"Saingan cak imin sebagai capres 2024 itu Menag," tulis Arief Poyuono di twitter pada Sabtu (10/4/2020).

Di sisi lain, Arief Poyuono menyinggung soal kasus dugaan korupsi yang sempat menyeret nama Cak Imin beberapa tahun silam.

"Capres 2024 Gus Ami. Kata Ketua PBNU terlibat hukum enggak ya di KPK?" tulis Arief

Sebelumnya, Direktur Eksekutif Sudut Demokrasi Riset dan Analisis (SUDRA) Fadhli Harahab menilai, pernyataan-pernyataan Ketua Umum GP Ansor telah membuat publik lebih mengenal Gus Yaqut dibandingkan dengan Ketum PKB Cak Imin.

"Kepopuleran Gus Yaqut bisa saja berbuah elektabilitas. Artinya, Gus AMI yang disebut-sebut bakal capres dari PKB akan mendapat saingan baru ke depannya," kata Fadhli, Jumat (9/4/2021).

Halaman
12
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved