Rabu, 8 April 2026
Wonosobo Hebat
Selamat Datang di Superhub Pemkab Wonosobo

Berita Internasional

Menikah, Pasangan Gay Thailand Dapat Ancaman Mati Netizen Indonesia

Mayoritas warganet menyebut pernikahan mereka "dilarang oleh Tuhan" hingga "bakal membuat dunia kiamat".

Kompas.com/Istimewa
Suriya Koedsang (kanan) bersama suaminya dalam pesta pernikahan. Pasangan sesama jenis asal Thailand itu dihujat oleh netizen Indonesia, bahkan mengarah ke ancaman mati. (FACEBOOK/SURIYA KOEDSANG via Coconut) 

TRIBUNJATENG.COM, BANGKOK - Momen bahagia pernikahan pasangan sesama jenis atau gay asal Thailand membuat mereka berada dalam ketakutan.

Setelah mengunggah foto pernikahan, mereka mendapat hujatan hingga ancaman mati dari netizen Indonesia

Suriya Koedsang, salah satu mempelai, mengungkapkan komentar negatif itu dia terima pekan lalu setelah fotonya terunggah di Facebook.

Baca juga: Pasar Guntur Demak Heboh Orang Mranggen Ketahuan Belanja Pakai Uang Palsu

Baca juga: Kode Redeem FF Terbaru Selasa 13 April 2021, Buruan Klaim untuk Dapat Senjata di Free Fire

Baca juga: BMKG Gelar Sekolah Cuaca Untuk Para Nelayan

Baca juga: Bantahan Jimmy Widjaja Rahardjo Gugat Ibunya Soal Warisan ke Polrestabes Semarang: Matikan Karakter

Mayoritas warganet menyebut pernikahan mereka "dilarang oleh Tuhan" hingga "bakal membuat dunia kiamat".

Tak berhenti sampai di situ, netizen Indonesia dilaporkan juga melontarkan hinaan mulai dari sialan maupun orang gila.

Suriya menuturkan, dia dipermalukan selama tiga hari tiga malam tanpa sekali pun membalas komentar mereka.

Namun, dia terpaksa mengambil jalur hukum lantaran sudah ada ancaman mati terhadap suami, orangtua, hingga fotografer pernikahan mereka.

Dalam unggahannya yang ditulis dalam bahasa Inggris, dia mengaku tidak paham kepada netizen tetangga menghujat hari bahagia mereka.

"Kami menikah di rumah saya sendiri, di negara saya.

Kenapa mereka (Indonesia) mempersoalkannya?" tanya dia.

"Kenapa kalian harus bersikap dramatis?

Kenapa kalian bersikap kasar kepada kami?

Perlukah saya menyembunyikannya jika saya tak berbuat salah?" lanjut Suriya.

 
Dia mengaku menghormati semua agama, bahkan sempat belajar di Pattani, provinsi di mana Islam menjadi mayoritas.

Suriya mengaku keluarganya yang Muslim mendukungnya.

Sumber: Kompas.com
Halaman 1/2
Ikuti kami di

Komentar

Berita Terkini

© 2026 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved