Breaking News:

Berita Pekalongan

Bupati Pekalongan: Kepala Desa Menjadi Manajer Pembangunan Desa

Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melantik Kepala Desa Pringsurat, Kecamatan Kajen, di Pendopo rumah dinas Bupati, Senin (12/4/2021).

Istimewa
Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melantik Kepala Desa Pringsurat, Kecamatan Kajen di Pendopo rumah dinas Bupati, Senin (12/4/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, KAJEN - Bupati Pekalongan Asip Kholbihi melantik Kepala Desa Pringsurat, Kecamatan Kajen, di Pendopo rumah dinas Bupati, Senin (12/4/2021).

"Sebenarnya saya akan melantik kades saat puasa pada siang hari dengan maksud untuk menginternalisasi nilai-nilai orang puasa.

Karena, orang puasa harus menahan diri dari semua hal-hal yang tidak baik, dan melakukan hal yang lebih baik untuk kepentingan Desa Pringsurat," kata Bupati Pekalongan Asip Kholbihi.

Baca juga: Sopir Travel Bertubuh Gempal Menindih Penumpang Wanita, Tak Bisa Gerak Lagi: Penjara 10 Tahun

Baca juga: Kode Redeem FF Terbaru Rabu 14 April 2021, Buruan Klaim Senjata di Free Fire Sekarang!

Baca juga: Anggota Eks FPI Bersumpah Bunuh Diri Massal Jika Rizieq Shihab Tak Dibebaskan? Cek Faktanya

Baca juga: Bagaimana Hukum Berhubungan Intim Saat Ramadhan? Lakukan di Waktu Ini Tidak Batalkan Puasa

Bupati Asip berpesan kepada kades yang dilantik untuk menjaga kesehatan, karena kepala desa menjadi manajer pembangunan di desa.

Jadi, secara fisik harus kuat.

"Pokoknya kepala desa adalah kepalanya orang sedesa, jadi lahir batin harus disiapkan termasuk juga bu kades yang harus bisa melayani masyarakat desa menjadi khoddimul ummah," ucapnya.

Bupati menyampaikan bahwa pemimpin itu pelayan masyarakat, hal ini merupakan pesan dari Nabi Muhammad SAW bahwa yang namanya pemimpin itu melayani masyarakat dengan baik, maka layani dengan baik supaya Desa Pringsurat ini maju dengan baik.

"Desa Pringsurat sudah lebih baik dari sebelumnya, kini tinggal di tata yang baik lagi untuk kemajuan Desa Pringsurat ini sampai tahun 2025," imbuhnya.

Menurut Bupati seorang kepala Desa diberi 4 modal, pertama modal sumber daya manusia, kedua modal sumber daya alam, ketiga modal sosial Resource atau sumber daya sosial, dan keempat sumber daya finansial.

"Modal pertama sudah banyak warga Desa Pringsurat yang sudah maju itu adalah modal kepala desa, lalu tanah di Desa Pringsurat ini subur karena ketinggiannya sekitar 600 sampai 700 meter di atas permukaan laut itu adalah sumber daya alam yang tidak semua desa memiliki.

"Warga yang guyub rukun dan gotong royong kemudian saling menghargai ini adalah nilai-nilai di desa ini yang perlu dipelihara.

Terakhir, kades dibantu secara maksimal melalui sumber daya finansial yang berupa APBD maupun DD terutama dana desa Pekalongan dananya perdesa berjumlah Rp 800 juta sampai Rp 1 miliar, dana ini milik rakyat yang pertanggungjawabannya harus wujud," ujarnya.

Pihaknya mengucapkan terimakasih atas berjalannya Pilkades antar waktu di Desa Pringsurat ini dengan baik.

"Saya berharap kades yang terpilih bisa menjalankan amanah dengan baik, serta bisa membawa kemajuan bagi masyarakat Desa Pringsurat," tambahnya. (Dro)

Baca juga: Pangkalan Militer Nigeria Diserang Kelompok Afiliasi ISIS

Baca juga: Bahar bin Smith Bantah Saksi di Sidang: Saya Tidak Menginjak, yang Benar Saya Memukul

Baca juga: Setelah Diserang KKB Papua, 45 Warga Belum Bisa Dievakuasi dari Distrik Beoga Puncak

Baca juga: Pembunuh yang Pernah Buat Geger Warga Sekampung Ini Akhiri Hidupnya dengan Kaus di Dalam Sel

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved