Eksperimen, Inggris Kumpulkan Ribuan Orang Tanpa Masker dan Jaga Jarak di Konser Musik
Sekitar 5.000 orang penggemar musik, berjoget, melompat, dan bernyanyi bersama. Tidak ada masker, tidak ada jarak sosial, tidak ada aturan.
Sementara Alex Druce, 26 tahun, berkata, rasanya seperti mengalami kilas balik ke 2 tahun lalu. "Rasanya seperti kembali ke keadaan dulu. Kita pada dasarnya sudah seperti binatang yang dikurung selama sekitar dua tahun, bukan?" ucapnya
Meski demikian, beberapa dari mereka yang menghadiri eksperimen konser itu mengaku merasa cemas berada dalam kerumunan lagi setelah sekian lama.
Betapapun, proses pengetesan pada umumnya terbukti meyakinkan, dan kesuksesannya akan membantu menentukan apakah konser semacam itu dapat dilakukan lagi.
Eksperimen konser musik itu diselenggarakan Festival Republik. "Kami telah bekerja sangat keras untuk melakukan semuanya dengan benar di belakang layar (pengetesan-Red), untuk menciptakan suasana yang tidak terasa steril, dan tidak terasa seolah-olah pengunjung sedang dalam pengujian atau pertunjukan percontohan atau eksperimen," kata direktur pelaksana, Melvin Benn.
Penyelenggara juga meminta pemerintah memberikan jaminan jika ada lonjakan kasus covid lain dan festival harus dibatalkan dalam waktu singkat, setelah menghabiskan banyak uang untuk persiapan.
"Sebenarnya, kecuali pemerintah menyediakannya, ada kerentanan nyata selama sisa musim panas," ucap Benn.
Ia pun mengundang Menteri Kesenian Inggris, Caroline Dinenage, untuk melihat sendiri eksperimen konser musik di Sefton Park.
Berbicara di lokasi festival musik itu, Dinenage mengatakan, jaminan pemerintah terkait dengan penyelenggaraan acara seperti ini masih dalam agenda dan dibicarakan dengan Kementerian Keuangan. "Jika kami bisa, kami ingin melakukannya." (bbc)
:quality(30):format(webp):focal(0.5x0.5:0.5x0.5)/jateng/foto/bank/originals/konser-musik-di-inggris.jpg)