Breaking News:

Berita Semarang

Lolos Penyekatan Mudik Tol Pejagan Belum Aman, Akan Diminta Putar Balik di Tol Kalikangkung

PT  Jasamarga Semarang Batang (JSB) siapkan mekanisme penyekatan di Gerbang Tol Kalikangkung.

tribunjateng.com/rahdyan trijoko pamungkas
Kondisi arus lalin di gerbang tol Kalikangkung. Tidak terlihat adanya lonjakan arus kendaraan yang signifikan. 

Penulis Rahdyan Trijoko Pamungkas 

TRIBUNJATENG.COM,SEMARANG - PT  Jasamarga Semarang Batang (JSB) siapkan mekanisme penyekatan di Gerbang Tol Kalikangkung.

Direktur PT JSB Prajudi menuturkan tol Kalikangkung menjadi satu diantara titik penyekatan. 

Mekanisme penyekatan yaitu jika kendaraan plat luar provinsi melaju dari arah barat menuju timur (Semarang) lolos penyekatan di Tol Pejagan akan ditanya terlebih dahulu oleh kepolisian mengenai kelengkapan surat-surat keterangan untuk melakukan perjalanan yang mendesak.

Baca juga: Polres Pekalongan Musnahkan 1.794 Botol Miras Jelang Idul Fitri

Baca juga: 7.684 Pemudik Sudah Tiba di Pekalongan, Bupati Asip Minta PPKM Mikro Ditingkatkan

Baca juga: Kolaborasi Kemenparekraf dengan Grab, Tingkatkan Kualitas Layanan di Borobudur

"Kalau memenuhi syarat bisa lanjut. Kalau tidak memenuhi syarat akan diputar balik setelah transaksi di gerbang tol kalikangkung," ujar dia, Rabu (5/5/2021).

Lanjutnya, begitu juga sebaliknya dari arah Semarang jika tidak memenuhi syarat melakukan perjalanan akan diputar balik sebelum melakukan transaksi di Gerbang Tol Kalikangkung.

Baca juga: Cerita Pemudik dari Desa Jagung Kesesi yang Mudik Lebih Awal, Buri: Saya Rindu Kampung Halaman

Baca juga: Berdaya Saing, Kemnaker RI Genjot Empat Potensi Desa di Batang 

Baca juga: Jelang Lebaran Pemkab Kebumen Sidak Pasar, Banyak Pedagang dan Pembeli tak Mengenakan Masker

"Jadi sebelum bayar tol akan diputar balik," tuturnya.

Dikatakannya ada tiga titik penyekatan di tol Jateng yakni Gerbang Tol Pejagan, Kalikangkung, dan Sragen. Penyekatan dari arah barat akan dilakukan di tol Pejagan.

" Kalau memenuhi syarat akan dilanjut kalau tidak diputar balik. Hali ini untuk mengantisipasi pergerakan dari arah Jawa Barat menuju Jawa Tengah," jelasnya.

Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved