Larangan Mudik
Ribuan Personel Berjaga di Perbatasan Bekasi Sejak Dini Hari Tadi, Kendaraan Umum Ditahan Sementara
Ribuan personil diturunkan untuk menjaga wilayah perbatasan Bekasi dan Karawang melakukan penyekatan mudik sejak pukul 00.00, Kamis (6/5/2021).
Eka menyebut pihaknya sudah dari jauh hari melakukan edukasi serta sosialisasi terkait larangan mudik lebaran ini.
Diimbau, seluruh lapisan masyarakat turut membantu dalam sosialisasi terkait larangan mudik.
"Kita sudah lakukan dimana mengedukasi masyarakat terkait larangan mudik. Maka sekali lagi saya menghimbau kepada seluruh lapisan masyarakat sama-sama membantu dalam upaya mencegah warga mudik," tutur dia.
Baca juga: Jelang Idul Fitri 2021, Polres Salatiga Musnahkan 1.704 Botol Miras Ilegal
Baca juga: Di Masa Tunggu Pelantikan Bupati Sragen Periode 2021, Yuni Akan Fokus Urus Keluarga
Baca juga: Resep Thumbprint Cookies Kue Kering Cocok untuk Lebaran
Baca juga: Jaga-jaga Ada Pemudik Lolos Penyekatan, Desa di Kudus Siapkan Ruang Karantina
Menurutnya, wilayah Kabupaten Bekasi ini banyak sekali pendatang. Maka itu lebaran menjadi momen mereka untuk dapat bertemu sanak saudara atau keluarga.
Akan tetapi sekali lagi, demi kebaikan dalam mencegah penyebaran Covid-19 kembali tinggi masyarakat diminta tidak melakukan mudik.
"Kabupaten Bekasi masyarakat cukup beragam banyak pendatang, tentu kita semua tidak hentinya melakukan woro-woro tidak melakukan mudik dan terus menjaga protokol kesehatan," ungkap dia.
Artikel ini telah tayang di Tribunnews.com dengan judul Larangan Mudik, Perbatasan Bekasi-Karawang Dijaga Ketat, Dipastikan Tidak Ada Pemudik yang Lolos,