Breaking News:

Happy Ramadhan

Keutamaan Shalat Tasbih di Malam Likuran Ramadhan

Di antara shalat sunnah yang banyak mendapatkan perhatian khusus di bulan suci Ramadan adalah shalat tasbih.

Penulis: m zaenal arifin | Editor: rival al manaf
istimewa
M. Rikza Chamami Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Walisongo 

Oleh: M. Rikza Chamami
Kepala Pusat Pengabdian kepada Masyarakat UIN Walisongo

TRIBUNJATENG.COM, SEMARANG - Di antara shalat sunnah yang banyak mendapatkan perhatian khusus di bulan suci Ramadhan adalah shalat tasbih.

Apalagi di malam ganjil akhir Ramadan, shalat tasbih dilaksanakan serentak di masjid-masjid untuk menyambut malam likuran (21, 23, 25, 27 dan 29 Ramadhan).

Ini dijalankan sebagaimana anjuran para ulama, dimana setiap malam likuran mempunyai potensi hadirnya lalilatul qadar.

Dalam menyambut lailatul qadar, banyak amalan-amalan yang dapat dijalani: shalat, dzikir, baca al-Qur’an, iktikaf dan lain-lain.

Baca juga: Kendaraan Masuk Jateng Via Tol Berkurang 80 Persen, Sempat Naik Tajam Sebelum Masa Larangan Mudik

Baca juga: Bupati Kudus  HM Hartopo Sidak Ramayana Kudus, Minta Manajemen Siagakan Satgas Covid -19

Baca juga: Pemudik Ngeyel! Sudah Diminta Putar Balik Justru Diam-diam Terobos Batas Jalan Beton Tol Cikampek

Shalat tasbih dianggap sebagai pilihan tepat untuk dilaksanakan di malam hari menyambut lailatul qadar.

Beberapa ulama menyampaikan bahwa keutamaan shalat tasbih sangat besar sekali.

Sebab dalam shalat ini banyak membaca kalimah thayyibah yang intinya memuji Allah Swt dan rasa keinginan hamba untuk meminta ampun atas dosa-dosa yang dimilikinya.

Hadits riwayat Imam Abu Dawud juga menegaskan tentang keutamaan shalat tasbih yang sangat besar sekali manfaat dan pahalanya.

Empat rakaat shalat tasbih ini dapat dijadikan perantara penghapusan dosa-dosa manusia.

Halaman
12
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved