Breaking News:

Larangan Mudik Jateng

Tim Gabungan Putar Balik 20 Kendaraan Angkut Pemudik di Kendal

Tim gabungan TNI Polri, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP Kabupaten Kendal berhasil menghalau 20 kendaraan selama 2 hari penyekatan.

TRIBUNJATENG/ SAIFUL MA'SUM
Penyekatan arus mudik oleh tim gabungan TNI Polri, Dishub, dan Satpol PP Kendal di oerbatasan Batang-Kendal, Jumat (7/5/2021). 

Penulis: Saiful Masum

TRIBUNJATENG.COM, KENDAL - Tim gabungan TNI Polri, Dinas Perhubungan, hingga Satpol PP Kabupaten Kendal berhasil menghalau 20 kendaraan selama 2 hari penyekatan.

Sejumlah kendaraan itu diminta putar balik karena membawa pemudik saat memasuki perbatasan Batang-Kendal tepatnya di Kecamatan Weleri.

Tak hanya mobil pribadi, beberapa bus pariwisata turut diminta putar balik dalam menegakkan aturan larangan mudik Lebaran Idulfitri.

Baca juga: Pantau Ketaatan Protokol Kesehatan di Wisata Pemalang, Kapolres Tempatkan Sub Pospam Covid-19 

Baca juga: Keutamaan Shalat Tasbih di Malam Likuran Ramadhan

Baca juga: Kendaraan Masuk Jateng Via Tol Berkurang 80 Persen, Sempat Naik Tajam Sebelum Masa Larangan Mudik

Satu di antaranya bus pariwisata yang membawa sejumlah penumpang dari Pekalongan menuju Samarang dan Boyolali. 

Kapolres Kendal, AKBP Raphael Sandy Cahya Priambodo mengatakan, angkutan umum yang diminta putar balik lantaran tidak memiliki stiker khusus angkutan yang diperbolehkan membawa penumpang di masa larangan mudik.

Hanya angkutan umum yang diijinkan membawa penumpang saat Lebaran saja yang diperkenankan meneruskan perjalanan. Sementara lainnya harus rela dipukul mundur.

"Ketika petugas naik ke dalam salah satu bus, ada sekitar sepuluh penumpang yang hendak pulang kampung ke Demak, Semarang dan Boyolali. Penumpangnya pun tidak dilengkapi dengan surat keterangan rapid tes antigen. Karena menyalahi larangan mudik, bus pariwisata ini kemudian diminta untuk putar balik," terangnya," Jumat (7/5/2021).

Beberapa kendaraan pribadi turut diminta putar balik karena berasal dari luar daerah hendak pulang ke kampung halaman.

Tindakan tegas ini dimaksudkan untuk membantu pencegahan penyebaran Covid-19 yang bisa saja terjadi saat arus mudik.

Halaman
12
Penulis: Saiful Ma'sum
Editor: rival al manaf
Sumber: Tribun Jateng
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved