Berita Tegal

Malam Takbiran di Alun-alun Hanggawana Slawi Lengang

Suasana malam takbiran menyambut Idulfitri 1442H/2021 di beberapa wilayah Kab Tegal terpantau lengang. 

Penulis: Desta Leila Kartika | Editor: sujarwo
Tribun Jateng/Desta Leila Kartika
Suasana malam takbiran di Alun-alun Hanggawana Slawi Kabupaten Tegal, Rabu (12/5/2021). 

TRIBUNJATENG.COM, SLAWI - Suasana malam takbiran menyambut hari raya idul fitri 1442H/2021 besok di beberapa wilayah Kabupaten Tegal terpantau lengang dari aktivitas warga. 

Hal ini dipengaruhi beberapa faktor, seperti masih dalam masa pandemi Covid-19, adanya larangan takbir keliling, pembatasan aktivitas di musala atau masjid saat pengumpulan zakat, dan cuaca yang tidak mendukung karena hujan.

Kondisi ini diketahui saat Tribunjateng.com mencoba menelusuri mulai dari wilayah jalur pantura Suradadi, Kramat, kemudian masuk jalur alternatif wilayah Kecamatan Tarub, Pangkah, sampai wilayah Slawi dan sekitarnya.

Saat memasuki area Alun-alun Hanggawana Slawi baru mulai ada keramaian namun masih kondusif dan tidak menimbulkan kerumunan. 

Banyak pedagang yang berjualan mengelilingi area alun-alun dan tetap berjarak, masyarakat pun terlihat duduk menikmati suasana ada yang di area lapangan, pinggir jalan, dan lain-lain.

"Alhamdulillah malam takbiran ini lumayan ramai padahal biasanya sepi. Saya jualan dari jam 16.00 WIB ya sampai sehabisnya nanti. Ya sudah melayani puluhan pembeli lah kira-kira," ujar salah satu penjual minuman di area Alun-alun Hanggawana Slawi, Wildan, pada Tribunjateng.com, Rabu (12/5/2021). 

Wildan yang sudah dua tahun terakhir berjualan minuman di area Alun-alun Hanggawana Slawi mengaku meski suasana ramai, tapi tidak ada kegiatan seperti takbir keliling dan sejenisnya. 

Jadi masyarakat yang datang ke Alun-alun Hanggawana Slawi karena ingin menikmati makanan, jajanan, minuman, dan suasana malam takbiran saja. 

"Ya walaupun suasana nya lumayan ramai, tapi tetap saja beda karena biasanya ada takbir keliling sedangkan ini tidak ada. Ya tapi mau bagaimana lagi namanya masih pandemi," katanya. 

Masih di lokasi yang sama, Raharjo, salah satu warga yang sedang berkunjung ke Alun-alun Hanggawana Slawi mengaku ke lokasi karena menemani sang anak yang ingin membeli makanan. 

Bertepatan dengan malam takbiran akhirnya sekalian menikmati suasana karena momen setahun sekali. 

"Saya rumah ada dekat sini tidak terlalu jauh. Ya niatnya menemani anak katanya minta jajan, setelah sampai ternyata lumayan ramai dan ada bagian permainan juga. Jadi sekalian saja menikmati malam takbiran disini," ungkapnya. 

Lanjut ke arah patung obor suasana kembali lengang, hanya pengendara sepeda motor dan mobil yang melintas.

Sepanjang jalan pun tidak ditemukan aktivitas takbir keliling atau pun lainnya. 

Padahal biasanya jika momen malam takbiran ada takbir keliling entah jalan kaki, memanfaatkan gerobak, atau menggunakan mobil.

Tujuan akhir di daerah Adiwerna perbatasan dengan Kota Tegal. Kondisinya pun sama, hanya terlihat ramai kendaraan yang melintas. Terlihat beberapa anggota dari Polres Tegal melakukan penjagaan teruma di titik rawan kerumunan. (*)

Sumber: Tribun Jateng
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved